35 Hektar Hutan Lindung Pasaman Dirambah, 3 Orang Pengusaha Diduga Terlibat

- Rabu, 8 Desember 2021 | 08:57 WIB


HALUAN PADANG - Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dan Polres Pasaman menemukan aktifitas perambahan di hutan Suaka Margasatwa Malampah Alahan Panjang (SM MAP), Simpati, Kabupaten Pasaman. Total luas lahan yang dirambah mencapai 35 hektar,  3 orang pengusaha diduga terlibat.

Dikutip dari Kompas.com, 3 orang pengusaha tersebut terdiri dari seorang pengusaha berinisial DE dengan luas lahan sekitar 25 hektar yang sudah ditanami tanaman Sengon dan campuran.

Kemudian A dan S dengan masing-masing luas lahan lima hektar dengan tanaman campuran.

"Saat ini proses hukumnya berada di Polres Pasaman," kata Kepala BKSDA Sumbar Ardi.

Sementara itu Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan pihaknya masih menunggu penyerahan kasus dari BKSDA ke Polres Pasaman.

Selain perambahan di Simpati, Ardi mengatakan pihaknya juga menemukan aktifitas perambahan SM MAP di Binjai, Pasaman.

Kasus di Binjai tersebut telah diproses oleh Penyidik dari Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan sudah tahap pelimpahan berkas ke Kejaksaan.

Perambahan lahan di lokasi-lokasi tersebut terungkap saat tim gabungan melakukan patroli pada 22 September lalu.  (*)

Editor: Randi Reimena

Terkini

X