Begini Upaya Pemprov Sumbar Tangkal Bahaya Covid Omicron

- Senin, 6 Desember 2021 | 16:37 WIB
WHO menghimbau masyarakat dunia agar tidak panik menghadapi varian Omicron. (Pixabay/geralt.)
WHO menghimbau masyarakat dunia agar tidak panik menghadapi varian Omicron. (Pixabay/geralt.)

HALUAN PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan untuk menangkal serangan varian baru Covid-19, Omicron.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan meningkatkan angka vaksinasi. Hal demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Barat, Arry Yuswandi.

Ia mengatakan, dengan vaksinasi pemerintah yakin bahwa bahaya varian baru Omicron ini bisa ditangani.

Baca Juga: Belum Ada Laporan Kematian Terkait Omicron Meski Telah Tersebar ke 38 Negara

"Kami akan berusaha meningkatkan angka vaksinasi," katanya.

Saat ini menurut Arry Yuswandi, angka vaksinasi Sumbar sudah berada di angka 56,66 persen. Data ini dihimpun pada 5 Desember 2021 oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes) Republik Indonesia.

Dalam data tersebut angka vaksinasi Sumbar saat ini berada di  urutan 21 di bawah Sumatera Utara (19) dan Sumatera Selatan (20).

Baca Juga: Waspada Covid- 19 Varian Omicron, Seperti Ini Syarat Pakai Masker yang Dianjurkan

Baca Juga: Penelitian Terus Dilakukan, WHO Belum Bisa Simpulkan Apakah Varian Omicron Lebih Berbahaya Dibanding Delta

Selain itu, Arry juga menuturkan bahwa pihaknya juga akan mengacu pada Instruksi Mendagri 62 tahun 2021.

Instruksi tersebut terkait peningkatan PPKM ke level 3 mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

"Instruksi ini nantinya yang akan kita jadikan pedoman kedepannya," jelas Arry Yuswandi.

Arry Yuswandi memaparkan untuk opsi penyekatan perbatasan pihaknya tidak bisa memutuskan.

"Untuk penyekatan wewenangnya ada di Satgas bukan di Dinkes," jelas Arry Yuswandi.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tahun 2022, Pemerintah Tiadakan Lowongan CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:52 WIB
X