BINDA Sumbar Gelar Vaksin Bagi 12 Ribu Warga di Enam Kabupaten, Kejar Target 2 Juta Peserta

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 20:47 WIB
Seorang Pekerja rumah produksi tenun Kubang di Nagari Pasar Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sedang mengikuti program vaksinasi massal yang dilaksanakan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), Sumatra Barat, Sabtu 4 Desember 2021.  (Foto/Tim Dokumentasi dan Publikasi Binda Sumatera Barat.)
Seorang Pekerja rumah produksi tenun Kubang di Nagari Pasar Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sedang mengikuti program vaksinasi massal yang dilaksanakan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), Sumatra Barat, Sabtu 4 Desember 2021. (Foto/Tim Dokumentasi dan Publikasi Binda Sumatera Barat.)

HALUAN PADANG – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatera Barat, Sabtu 4 Desember 2021 kembali menggelar program vaksinasi dengan target peserta sebanyak 12 ribu warga yang tersebar di Enam Kabupaten yakni Tanah Datar, Agam, Kabupaten Solok, Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Menurut Kepala BINDA Sumatera Barat, Hendra, pihaknya kini sedang berupaya keras untuk meningkatkan partisipasi peserta vaksinasi. Pasalnya, perintah Presiden RI Joko Widodo kepada Kepala BIN, Jenderal Polisi (P). Budi Gunawan, target peserta vaksinasi di seluruh provinsi di Indonesia harus mampu mencapai angka 2 Juta peserta hingga akhir tahun ini.

“Hari ini, kita laksanakan program vaksinasi massal di enam Kabupaten. Total target peserta sebanyak 12 ribu. Angka capaian vaksinasi 70 persen untuk Sumatra Barat harus mampu kita capai. Ini program pemerintah sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri pandemi Covid-19,” kata Hendra, Sabtu 4 Desember 2021.

Lebih lanjut Hendra mengatakan, BINDA Sumatera Barat akan terus meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh jajaran Pemda, Polda, TNI, serta stakeholder terkait lainnya agar target peserta vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, sebesar 70 persen hingga akhir tahun 2021 ini, dapat tercapai. Sehingga herd immunity atau kekebalan kelompok dapat terwujud.

“Untuk mencapai target itu, tak akan bisa tercapai jika hanya BINDA saja yang bekerja. Maka dari itu, kita perkuat koordinasi antar Lembaga. Target capaian persentase vaksinasi 70 persen itu tidak gampang, butuh sinergi yang kuat termasuk dengan masyarakat,” ujar Hendra.

Oleh karena masih masifnya disinformasi tentang vaksin, Hendra mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terpengaruh. Vaksin, sudah terbukti aman. Jika ada masyarakat yang membutuhkan informasi valid soal vaksin, bisa ditanyakan langsung kepada otoritas terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan.

“Kita imbau, masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax terkait vaksin yang disebar oleh orang-orang maupun kelompok yang tidak bertanggung jawab. Secara kajian ilmiah medis, vaksin dinyatakan aman,” kata Hendra.

Mengingat potensi ledakan kasus gelombang ketiga masih bisa terjadi, BINDA Sumbar, kata Hendra, mengimbau masyarakat untuk tidak atau minimal membatasi perjalanan ke luar kota disaat perayaan Natal 2021 dan tahun baru nanti.

“Kita imbau untuk tidak atau minimal batasi mobilitas saat perayaan natal dan tahun baru nanti. Kita waspadai munculnya klaster-klaster baru yang berpotensi menjadi ledakan gelombang ketiga,” ujar Hendra lagi.

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Tags

Terkini

Tahun 2022, Pemerintah Tiadakan Lowongan CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:52 WIB

Komite I DPD RI Siapkan Revisi UU Pemerintah Aceh

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:47 WIB
X