Detik-Detik Mencekam Erupsi Gunung Semeru yang Bikin Langit di Lumajang Mendadak Gelap

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:50 WIB
Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

HALUAN PADANG - Semeru">Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur meletus pada Sabtu (4/12/2021) sore skitar pukul 15.00 WIB. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam letusan tersebut.

Namun, berdasarkan video yang beredar, tampak gumpalan asap membumbung tinggi akibat erupsi. Sementara itu, warga yang melihat letusan tersebut berlarian menyelamatkan diri.

Dari video, tampak erupsi cukup dekat dengan pemukiman warga.

Baca Juga: Erupsi Besar! Ternyata di Sumbar Juga Ada Dua Gunung yang Berstatus Sama dengan Semeru

"Iya, kejadiannya pukul 15.00 WIB. Nanti detailnya dikabari," sebut Bupati Lumajang, Thoriqul Haq kepada wartawan.

Ia juga mengatakan erupsi Semeru kali sama seperti erupsi tahun 2020 silam.

Baca Juga: Sebelum Erupsi Besar, Ternyata Gunung Semeru Sudah Alami 54 Kali Letusan

Berikut video detik-detik mencekam erupsi Semeru">Gunung Semeru

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Harian Haluan (@harianhaluancom)



"Sepertinya sama seperti tahun 2020 silam," tambahnya.

Diketahui pula, erupsi ini bermula dari getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Baca Juga: Guguran Lava Semeru Terpantau Sehari Sebelum Meletus Dahsyat

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan angin beraroma belerang.

Berselang tidak lama, Thoriq kemudian melaporkan pada wartawan bahwa langit dua kecamatan di Kabupaten Lumajang mendadak gelap akibat aktifitas erupsi gunung tersebut.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Korban Belum Dipastikan

Daerah yang dimaksud Thoriq antara lain Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro. Selanjutnya ia juga menyebutkan bahwa aliran lahar Semeru ada di Pronojiwo dan Candipuro

“Jadi kalau ada lahar arahnya ke sana, anginnya juga ke sana,” tutur Bupati.

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X