Guguran Lava Semeru Terpantau Sehari Sebelum Meletus Dahsyat

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:19 WIB
Awan panas tampak berjatuhan di sebuah desa dekat Gunung Semeru
Awan panas tampak berjatuhan di sebuah desa dekat Gunung Semeru

Haluan Padang - Gunung Semeru yang dikenal sebagai Mahameru meletus pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum meletus, Semeru sudah menunjukkan peningkatan aktivitas. Terpantau guguran lava sudah terlihat sehari sebelum letusan terjadi.

Giri, penduduk dusun Kampung Renteng, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang menyebutkan masyarakat di kaki Gunung Semeru sudah mulai khawatir sejak adanya gemuruh dan guguran lava, Jumat (3/12/2021) pukul 18.00 WIB.

"Dari kasat mata terlihat jelas guguran lava dari puncak Semeru. Apalagi beberapa kali terdengar gemuruh," kata Giri.

Dilihatnya, guguran lava tersebut mengalir sejauh 1 km dari Puncak Jonggring Saloko. Lava tersebut mengarah ke arah Pronojiwo. 

Sore ini (4/12/2021) Semeru menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengeluarkan awan panas guguran.

Beberapa kali guguran lava turun mengarah ke jalur lahar, di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Mengutip laporan dari laman resmi PVMBG https://magma.esdm.go.id memang dalam waktu 24 jam terakhir Gunung Semeru mengalami 54 kali letusan atau erupsi dengan amplitudo 11-12 mm dengan durasi 85-130 detik.

Dalam waktu yang hampir bersamaan terpantau 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 500-800 meter, yang berada di bawah kawah kurang lebih 500 meter.

Gunung Semeru saat ini masih mengeluarkan kepulan asap tebal dari Puncak Jonggring Saloko.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X