Tahun 2021, Cuaca Ekstrem Penyumbang Bencana Terbanyak Di Kota Padang

- Jumat, 3 Desember 2021 | 14:56 WIB
Data bencana di Kota Padang Sepanjang Januari hingga November 2022. (Dok : BPBD Kota Padang/Viola)
Data bencana di Kota Padang Sepanjang Januari hingga November 2022. (Dok : BPBD Kota Padang/Viola)

Haluan Padang - Kota Padang mencatat 445 bencana hingga awal Desember tahun 2021. Sebanyak 87 persen, bencana di Kota Bengkoang ini terjadi akibat cuaca ekstrem. Pohon tumbang dan banjir masih menjadi bencana fenomenal yang menghiasi Kota Padang sepanjang tahun. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra menyebutkan bencana yang meliputi kota Padang terdiri dari pohon tumbang, orang hanyut/tenggelam, banjir, longsor, angin puting beliung, kekeringan dan pandemi Covid-19. Namun, terbanyak adalah pohon tumbang dan banjir akibat cuaca ekstrem.

"Terbanyak pohon tumbang dan banjir. Dari seluruh bencana, 87 persen disumbangkan dari cuaca ekstrem," sebut Sutan Hendra kepada Haluan Padang, Jumat (3/12/2021).

Pembukaan awal tahun di bulan Januari, sudah tercatat sebanyak 51 pohon tumbang yang tersebar di sejumlah daerah di Kota Padang. Jumlah ini terus bertambah di bulan-bulan berikutnya. 

"Cuaca ekstrem seperti angin kencang disertai hujan, merata di seluruh wilayah Kota Padang. Namun, yang sampai menimbulkan angin puting beliung, mayoritas terjadi di wilayah tepi pantai," kata Sutan Hendra lagi. 

Kemudian, banjir tercatat sebanyak 35 lokasi di tahun 2021 ini. Terbanyak di bulan Agustus 2021, ada sekitar 26 bencana banjir di Kota Padang

Sedangkan longsor, dominan terjadi di bulan Mei 2021. Tercatat sekiranya ada 17 bencana longsor di sejumlah lokasi.

"Daerah yang sering terjadi longsor iu diantaranya daerah Bukit Gado-Gado, Batang Arau, dan Seberang Palunggam," ungkapnya.

Selain bencana alam, ada juga korban hanyut. Ada 15 kejadian di tahun 2021 dan menyebabkan 15 orang meninggal dunia. 

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

X