Selain Massa Buruh, Ratusan Anggota Pemuda Pancasila Juga Berunjuk Rasa di DPR

- Kamis, 25 November 2021 | 17:47 WIB
Anggota Pemuda Pancasila unjuk rasa di DPR, Kamis (25/11/2021) (Tempo)
Anggota Pemuda Pancasila unjuk rasa di DPR, Kamis (25/11/2021) (Tempo)

HALUAN PADANG - Sejumlah demonstrasi berlangsung di Jakarta hari, Kamis (25/11). Selain demonstrasi yang digelar oleh ribuan buruh untuk menolak UMP 2022 dan membatalkan UU Ciptaker, juga ada demonstrasi yang digelar Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (PP).

Ratusan anggota PP berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPRI untuk menuntut pertanggungjawaban pernyataan anggota Dewan dari Fraksi PDIP, Junimart Girsang.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan statement Junimart Girsang yang mendesak Kementerian Dalam Negeri menertibkan organisasi masyarakat atau ormas yang meresahkan masyarakat.

"Bila ternyata organisasi tersebut justru meresahkan masyarakat, Kemendagri harus proaktif memanggil pengurus ormas itu," kata Junimart dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu 22 November 2021, seperti dikutip dari tempo.co.

Dalam orasinya, perwakilan massa PP mengatakan bahwa Junimart telah menghina Pemuda Pancasila serta meminta Pemuda Pancasila dibubarkan. Karena itu massa menuntut PDIP memecat Junimart.

Aksi tersebut berlangsung dari siang hingga menjelang sore. Masa aksi massa mencoba masuk ke gedung DPR, akan tetapi gerbang ditutup dan massa tertahan. Massa sempat memblokade jalan, namun dihalangi oleh polisi.

Aksi juga sempat berjalan ricuh. Seperti diberitakan detik.new, Saat ini polisi telah membubarkan aksi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi datang ke lokasi dan meminta massa membubarkan diri.

Menurut Hengki, Polisi telah berupaya melayani massa namun yang terjadi massa berbuat ricuh bahkan melukai  polisi.

"Tugas kami dari pihak kepolisian adalah menjaga dan melayani rekan-rekan sekalian. Sekaligus sebenernya saat ini adalah menjaga protokol kesehatan--saya terpaksa buka masker biar (terdengar) jelas--tapi kegiatan rekan-rekan sekalian sekarang dinodai oleh ulah rekan-rekan," kata Hengki.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Artikel Terkait

Terkini

X