Maraknya Kasus Pelecehan Seksual Anak, Sekolah Perlu Kurikulum Kesehatan Reproduksi

- Selasa, 23 November 2021 | 12:05 WIB
ilustrasi/foto: google
ilustrasi/foto: google

HALUAN PADANG- Meningkatnya kasus kejahatan seksual pada anak, Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia, Wanda Leksmana menilai akibat semua pihak termasuk anak yang belum terpapar secara optimal tentang pendidikan kesehatan reproduksi.

"Ke depan perlu didorong hadirnya kurikulum pada satuan pendidikan di sekolah terkait dengan pendidikan kesehatan reproduksi," tegas Wanda.

Ia menyampaikan bahwa pentingnya anak-anak diajarkan pendidikan seksual, "Orang tua juga berperan penting, memberitahu bagian tubuh mana saja yang boleh disentuh dan tidak," ujarnya yang dikutip dari laman resmi Pemko Padang, Selasa (23/11).

Pada sisi lain, Wanda menilai meningkatkan kasus kejahatan terhadap anak karena sensitifitas perlindungan anak sudah semakin membaik karena semua pihak sudah bersedia melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan pada anak kepada pihak yang berwenang.

Ia juga menegaskan, agar memantapkan sistem pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak yang holistik terintegrasi dan berkelanjutan.

"Seperti menjamin hak hidup dan kelangsung hidup anak, non diskiriminasi, mengedepan kepentingan terbaik bagi anak dan mendengarkan setiap aspirasi bagi anak," ulasnya.

"Disamping itu juga butuh sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk anak, keluarga, dunia usaha, dan media massa," pungkas Wanda Lekmana yang pernah meraih penghargaan kategori Pemerhati Pemenuhan Hak-hak Anak dari Wali Kota Padang itu.

Sebagaimana diketahui, pada 18 November 2021, Polresta Padang menangkap sejumlah orang yang melakukan pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur berusia 5 tahun dan 7 tahun.

Pelaku merupakan orang terdekat korban, yakni kakek, paman, dua orang kakak, tetangga hingga teman paman korban. Kemudian pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru ngaji kepada belasan muridnya yang masih berumur sekitar 8 sampai 9 tahun.

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

X