Pemerkosaan Berjamaah di Padang Ternyata Diketahui Oleh Ibu Korban

- Kamis, 18 November 2021 | 20:00 WIB
Foto ssalah satu anggota keluarga pelaku dan korban di sudut rumah (HALUAN PADANG | Tio Furqan)
Foto ssalah satu anggota keluarga pelaku dan korban di sudut rumah (HALUAN PADANG | Tio Furqan)

HALUAN PADANG - Kasus pemerkosaan berjamaah terhadap dua bocah berumur 7 dan 5 tahun warga Kecamatan Padang Selatan ternyata diketahui oleh ibu korban. Pemerkosaan itu dilakukan oleh keluarganya sendiri.

Adapun pelaku pemerkosaan tersebut diantaranya adalah kakek, paman, kakak kandung, sepupu dan tetangga korban sendiri. Semuanya dekat dengan korban sendiri.

Baca Juga: Warga Usir Keluarga yang Jadi Pelaku Pemerkosaan Berjamaah 2 Bocah di Padang

Saat Haluan Padang bersama sejumlah media di Padang menelusuri kasus ini ke lokasi kejadian, warga yang bermukim di sekitaran lokasi kejadian menyebut sang ibu korban yang berinisial R (32) mengetahui tindakan bejat keluarganya sendiri.

"Si ibu korban jarang pulang kesini, dia tinggal di tempai lain bersama suaminya tapi bukan bapak dari si korban. Ibu korban tahu kalau anaknya diperkosa," kata Ketua RW, Zainal.

Keterangan Zainal diperkuat oleh Desi, warga lain yang membuka kasus pemerkosaan ini pada kepolisian. Desi menyebut, kendati tahu, ibu korban malah menganggap anaknya tersebut berbohong.

Baca Juga: Aduh! Ibu Dua Korban Pemerkosaan Berjamaah di Padang Ternyata Tak Ingin Polisi Tahu Kasus Tragis Anaknya!

"Dia malah bilang ke saya kalau anaknya itu ngelantur karena pernah jatuh dari lantai 2 rumahnnya itu," ungkap Desi.

Bahkan pada saat Desi melaporkan tindakan pemerkosaan yang dialami kedua bocah tersebut pada Selasa (16/11) malam WIB ke Polresta Padang, ibu korban masih berkilah.

Baca Juga: KPAI Akan Advokasi Pemenuhan Hak Dua Anak Korban Perkosaan Berjamaah di Padang

"Si ibu datang ke kantor polisi malam itu. Dia bahkan masih menghalangi kami warga yang ingin melaporkan kejadian ini ke polisi dan menganggap anaknya mengada-ngada agar salah satu pelaku yag merupakan ayah si ibu tidak ditahan," jelas Desi.

Kini, setelah perbuatan bejat keluarganya terungkap, R sebut Desi tidak lagi muncul di rumah yang dihuni oleh anak-anak malang tersebut.

"Tidak ada lagi kesini sejak kasus ini terungkap. Warga pun sudah menolak keberadaan mereka disini," pungkas Desi.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X