Pertanyakan Tidak Adanya Pendampingan Hukum, Keluarga Ustadz Farid Ogbah Akan Temui Kapolri dan Komnas HAM

- Kamis, 18 November 2021 | 16:09 WIB
 (Ustadz Farid Ogbah)
(Ustadz Farid Ogbah)

 

Haluan Padang - Keluarga Ustadz Ahmad Farid Okbah dan dua Ustadz lainnya berencana menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis (18/11). Kuasa hukum dari Ketiga Ustadz tersebut juga direncanakan akan mengadu ke Komnas HAM.

Kuasa hukum dari ketiga Ustadz tersebut, Ismar Syafrd menyampaikan bahwa rencana tersebut disiapkan untuk memastikan kondisi ketiga Ustadz tersebut.

"Seseorang yang tidak diberi pendampingan hukum, tidak diketahui keluarganya ditahan dimana, gimana kalau sudah mati kayak yang itu (Ustadz Maaher At-Thuwailibi) kan kita enggak tahu," ujar Ismar pada Kamis (18/11), dilansir dari Pikiran Rakyat.

Ia menambahkan jika dapat bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo pihaknya akan menyerahkan surat keberatan keluarga atas penegakan hukum yang tidak sesuai prosedur.

"Silakan itu kan haknya mereka melakukan penegakan hukum, tapi hak tersangka harus juga dipenuhi. Hak Asasi Manusia (HAM) hukumnya lebih tinggi," ucapnya.

Ismar juga akan mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) karena ia menganggap proses hukum yang dijalankan kepada kliennya tidak sesuai prosedur.

"Cara masuknya ke kediaman (klien, red.) itu kan sudah jelas masuk begitu saja, anak santriwati yang sudah dewasa penghafal Qur'an itu belum pakai jilbab tapi orang (penangkap,red.) sudah masuk,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, dalam penangkapan, penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga tidak memberikan surat penangkapan dan penyitaan.

Dugaan pelanggaran HAM lain terhadap ketiga ustad tersebut adalah tidak diberikannya hak pendampingan hukum sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X