HIPMI dan BRI Sepakat Bawa UMKM Sumbar Naik Kelas

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:13 WIB
Jajaran HIPMI Sumbar berfoto bersama dengan Pejabat BRI usai menggagas pengembangan UMKM Sumbar.
Jajaran HIPMI Sumbar berfoto bersama dengan Pejabat BRI usai menggagas pengembangan UMKM Sumbar.

HALUANPADANG.COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Sumbar menggagas kolaborasi untuk membawa pengusaha dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumatera Barat (Sumbar) naik kelas. Langkah ini merupakan wujud dedikasi para pengusaha muda untuk menjadikan Sumbar sebagai pusat UMKM Indonesia.

Gagasan Pengusaha dan UMKM naik kelas ini muncul dalam pertemuan antara jajaran pengurus HIPMI Sumbar yang dinakhodai Ketua Umum (Ketum) Brian Putra Bastara dan Kepala BRI Wilayah Sumbar Narto Laksono, Kamis (21/10/2021) siang.

HIPMI sebagai penggagas program pengusaha naik kelas ingin berkolaborasi dengan BRI untuk membawa pengusaha dan pelaku UMKM bisa menghadapi perkembangan zaman. Langkah yang ditempuh ini untuk mewujudkan Sumbar yang gesit dalam memacu roda perekonomian,” terang Brian dalam pertemuannya.

Kepada pejabat BRI, Brian juga menawarkan kolaborasi untuk mewujudkan program yang sudah digagas. Tawaran itu langsung diterima oleh BRI, yang memang sejak dulu sudah berkonsentrasi dalam pengembangan UMKM.

“Kinerja dan upaya BRI dalam pengembangan UMKM sudah tidak diragukan lagi. Sudah banyak pengusaha-pengusaha, terutama yang berusia muda lahir dari program yang diinisiasi oleh BRI. Sumbar ini sebenarnya berutang banyak pada BRI dalam upaya mendorong ekonomi kerakyatan,” ucap Brian.

Tawaran Bryan langsung disambut oleh Narto Laksono dan jajaran. Dijelaskan Narto, UMKM menjadi pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia, khususnya Sumbar. Dengan jumlah pelaku yang banyak, Narto mengatakan, UMKM sangat berkontribusi untuk perekonomian nasional dan daerah. Selain itu, UMKM juga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

BRI mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mendampingi, dan turut dalam pengembangan UMKM. Sudah banyak program yang diluncurkan untuk UMKM. Semua itu sebagai bentuk kepedulian pada pelaku usaha kecil dan menengah. Kami (BRI-red) menyambut dengan tangan terbuka gagasan yang diberikan HIPMI untuk bersama-sama membangun UMKM Sumbar,” tegas Narto yang didampingi pimpinan Cabang BRI Padang, Zulherman Isfia dan S Eka Yudaningsih sebagai Regional SME & Cunsumer Banking Head dan Zul Hendra.

Data statistik Sumbar tahun lalu, jumlah UMKM di Sumbar sebanyak 593.100. Dari jumlah tersebut, terdiri dari mikro sebanyak 531.350 atau 89,59 persen. Sedangkan pelaku usaha kecil sebanyak 53.431 atau 90,1 persen, pelaku usaha menengah sebanyak 7.990 atau 1,33 persen dan untuk pelaku usaha besar sebanyak 419 atau 0,007 persen.

Banyaknya jumlah UMKM disebutkan Brian sebagai potensi jika dikelola dengan baik. “Kalau UMKM sehat, dibantu dan diberdayakan dengan baik, HIPMI yakin pergerakan ekonomi Sumbar akan terus melaju dengan baik. Syaratnya, semua pihak harus bersepakat untuk sama-sama membesarkannya,” tegas Brian.

Setelah diskusi yang hangat dan penuh semangat, HIPMI Sumbar dan BRI bersepakat untuk membuat nota kesepakatan sebagai wujud nyata pengembangan UMKM. Dalam waktu dekat, nota kesepakatan itu akan ditandatangani. Nota ini menjadi angin segar untuk pengusaha dan UKM Sumbar agar bisa dengan cepat naik kelas. (*)

Halaman:
1
2

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X