Benarkah Capaian Vaksinasi Kota Padang Sudah 44 Persen? Cek Rinciannya Disini

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:47 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HALUAN PADANG - Pemerintah Kota Padang mengklaim capaian vaksinasi di kota itu hampir mencapai 44 persen. Artinya, capaian ini mendekati target vaksinasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni 45 persen.

Hal demikian diungkapkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Padang, Arfian. Ia mengatakan, persentase itu diperoleh dari percepatan yang dilakukan pemerintah dalam sepekan ini.

"Dalam minggu ini kita terus bergerak dan sudah memerintahkan seluruh kelurahan supaya bisa menghadirkan 100 warganya setiap hari untuk divaksin," katanya dikutip dari laman resmi Pemko Padang.

Namun dari hasil konfirmasi kepada Arfian, data itu ternyata belum benar-benar mencapai 44 persen. Ia menjelaskan, secara rinci, capaian vaksinasi di Padang baru 43 persen.

"Data itu diperoleh dari jumlah masyarakat yang telah menjalankan vaksinasi dari target 750 ribu sesuai ketetapan Pemko Padang," sebut dia pada Haluan Padang.

Dengan pencapaian tersebut, Pemko Padang-tukas Arfian berharap pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di ibukota Provinsi Sumatera Barat ittu bisa turun ke level yang paling rendah.

"Kalau sudah turun level, pemerintah bisa membuka seluas-luasnya kegiatan di masyarakat sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa dan perekonomian bisa kembali tumbuh," tutur dia.

Perhitungan Capaian Vaksinasi

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Padang menyebutkan, dari target 750 ribu warga yang akan divaksin, 360 ribu diantaranya sudah menjalani vaksinasi pertama.

"Sedangkan untuk vaksinasi kedua baru 180 ribu orang," ucap Kepala Dinas Kesehatan Padang dr. Ferimulyani Hamid pada Haluan Padang.

Jika membaca data tersebut, persentase capaian vaksinasi Kota Padang dihitung dari jumlah masyarakat yang melaksanakan vaksinasi dosis pertama. Sebab jika dikalkulasikan, jumlah masyarakat yang melaksanakan vaksinasi kedua, secara persentase jumlahnya baru sekitar 24 persen.

"Proses rekapitulasi ini dilakukan pada malam hari, jadi pergerakan data bisa jadi sangat dinamis," pungkas dr. Ferimulyani Hamid.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

Perantau Minang di Ternate Punya Pemakaman Khusus

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Terpopuler

X