Arab Saudi Buka Kuota Umroh untuk Indonesia, Bagaimana Nasib Calon Jemaah Haji Padang?

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:36 WIB
Ilustrasi jemaah umroh dan haji
Ilustrasi jemaah umroh dan haji

HALUAN PADANG - Pemerintah Arab Saudi telah resmi membuka pintu bagi jemaah asal Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umrah.

Dinukil dari Tempo, hal ini dipastikan setelah dikeluarkannya Nota Diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

"Kedutaan telah menerima informasi dari berbagai pihak yang berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jamaah umrah Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sabtu (9/10) lalu.

Retno mengatakan Komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia saat ini sedang bekerja untuk meminimalisir segala hambatan yang menghalangi jamaah umrah Indonesia untuk melakukan ibadah umrah.

Di dalam Nota Diplomatik tersebut, Retno mengatakan disebutkan kedua pihak, dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia.

Isinya menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jamaah.

"Nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama 5 hari bagi para jamaah umrah yang tak memenuhi standar kesehatan yang disyaratkan," kata Retno.

Retno mengatakan pemerintah akan menindaklanjuti pengumuman dari Arab Saudi ini dengan pembahasan yang lebih detail mengenai teknis pelaksanaannya.

Selain koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, komunikasi juga dijalin dengan otoritas terkait di Kerajaan Saudi Arabia.

"Saya sendiri telah melakukan koordinasi dan komunikasi baik dengan Pak Menteri Kesehatan maupun Pak Menteri Agama. Pertemuan saya terakhir dengan Menteri Luar Negeri Saudi Arabia terjadi di sela-sela pelaksanaan Sidang Majelis Umum PBB ke-76 di New York," kata Retno.

Kendati proses diplomasi dan pembahasan teknis masih berlangsung, untuk tahun 2022 mendatang pemerintah Arab Saudi belum memberikan titik terang akan nasib calon jemaah Haji Indonesia, khususnya Kota Padang.

Padahal, Kepala Kantor Kemenag Padang, Edy Oktafiandi mengatakan, saat ini calon jemaah haji Padang sudah siap untuk melaksanakan ibadah yang diwajibkan bagi umat Islam itu.

Kesiapan calon jemaah haji Padang sebut Edy diantaranya dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19, imunisasi dan manasik haji.

"Baik persiapan fisik jemaah, maupun kesiapan ibadah, jemaah haji asal Padang sudah siap," katanya pada Haluan Padang, Kamis (14/10).

Ia menambahkan bahwa jemaah asal Padang telah mengikuti manasik haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan Kemenag Kota Padang.

"Bahkan setelah pembatasan keberangkatan haji pada 2020 lalu, Kemenag Padang tetap melakukan manasik, dikenal sebagai manasik haji sepanjang tahun," ujarnya.

Edy Oktafiandi juga menyampaikan bahwa mulai tahun 2022 nanti Pemko Padang juga sudah menganggarkan dan mengkoordinir keberangkatan jemaah asal Padang dari tempat asal ke asrama haji maupun sebaliknya.

"Secara prinsipnya kita sudah siap, kita hanya menunggu info lebih lengkapnya terkait keberangkatan jemaah haji pada 2022 mendatang," imbuhnya.(*)


Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

Perantau Minang di Ternate Punya Pemakaman Khusus

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Terpopuler

X