Beginilah Cara Aliran Pelindung Kehidupan Merekrut Jamaah Baru di Sumbar

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:12 WIB
ilustrasi
ilustrasi

HALUANPADANG.COM - Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Solok Selatan mendapatkan temuan mengenai adanya sebuah aliran kepercayaan bernama Pelindung Kehidupan.

Wakil Ketua Pakem Solok Selatan M Fajrin menyatakan aliran Pelindung Kehidupan tersebut diketahui berada di Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan dan sudah mempunyai 20 orang pengikut.

Menurut M Fajrin, aliran Pelindung Kehidupan merekrut jamaah dengan kedok melalui pengobatan. Sebelum pengobatan, calon jamaah baru harus membayar sejumlah uang yang disebut ‘Menebus Hak’. Uang yang dibayarkan bervariasi mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

Baca Juga: Muncul Aliran Pelindung Kehidupan di Solok Selatan, Miliki 20 Orang Anggota, Ada Ritual Menebus Hak

Setelah membayarkan uang, calon jamaah baru tersebut kemudian dimandikan pada malam hari. Dengan melaksanaan prosesi mandi tersebut seorang jamaah dianggap bersih.

“Ajaran ini meyakini bisa melakukan pengobatan dengan cara "menebus hak". Ada tarifnya, Rp 2 hingga Rp5 juta. Pengikutnya, dimandikan pada malam hari. Dengan menebus hak, maka sudah dianggap telah bersih. Melalui ini, cara mereka melakukan pendekatan untuk merekrut anggota,” kata M Fajrin.

Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok Selatan, Buya Syarkawi Aziz menyakatan MUI belum mengambil sikap atas temuan ini.

"Sejauh ini kita belum bisa menentukan sikap karena Komisi Fatwa MUI Solsel belum mempelajari. Rencananya pada tanggal 20 Oktober ini MUI Solsel bakal mengundang dan bertemu dari pihak aliran ini dengan melihat AD/ART-nya secara tertulis," ujar Buya Syarkawi. (*)

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Perantau Minang di Ternate Punya Pemakaman Khusus

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Terpopuler

X