Muncul Aliran Pelindung Kehidupan di Solok Selatan, Miliki 20 Orang Anggota, Ada Ritual Menebus Hak

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:08 WIB

HALUANPADANG.COM - Sebuah aliran kepercayaan bernama Pelindung Kehidupan muncul di Solok Selatan. Berdasarkan informasi Kasi Intel Kajari Solsel, M.Fajrin yang juga ketua pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (Pakem) Solsel pengikutnya sudah mencapai 20 orang.

Lebih lanjut M. Fajrin menyebut aliran kepercayaan ini berkembang di Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, kabupaten Solok Selatan (Solsel) Provinsi Sumatera Barat.

"Aktivitas ajaran ini dilaporkan masyarakat dan setelah Kami lakukan penyelidikan memang benar. Penyebarannya di daerah Simancuang sampai miliki 20 orang pengikut. Ajaran ini didapatinya dari Lampung," ujar M.Fajrin dikutip dari harianhaluan.com.

Baca Juga: Beginilah Cara Aliran Pelindung Kehidupan Merekrut Jamaah Baru di Sumbar

Berdasarkan informasi yang sudah diperoleh aliran Pelindung Kehidupan mengadakan pengobatan yang disebut "Menebus Hak" dengan sejumlah uang dengan nominal Rp 2 Juta hinga Rp 5 Juta rupiah.

Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok Selatan, Buya Syarkawi Aziz menyakatan MUI belum mengambil sikap atas temuan ini.

"Sejauh ini kita belum bisa menentukan sikap karena Komisi Fatwa MUI Solsel belum mempelajari. Rencananya pada tanggal 20 Oktober ini MUI Solsel bakal mengundang dan bertemu dari pihak aliran ini dengan melihat AD/ART-nya secara tertulis," ujar Buya Syarkawi.

Baca Juga: Jamiatul Islamiyah Angkat Bicara Soal Isu Naik Haji ke Gunung Kerinci

Berdasarkan pantauan terhadap sejumlah berita mengenai aliran Pelindung Kehidupan, haluanpadang.com mendapatkan data bahwa kelompok aliran kepercayaan ini sudah muncul sejak 2013 lalu.

Situs berita Tribunnews misalnya pernah memuat artikel mengenai sejumlah Calon Kepala Daerah di Sumatera Selatan yang ikut dalam aliran Pelindung Kehidupan (Artikelnya bisa dibaca di sini).

Sementara itu tahun 2019 lalu, MUI Provinsi Riau juga pernah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap aliran Pelindung Kehidupan (Artikelnya bisa dibaca di sini).

 

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Bejat, Pria Di Agam Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:03 WIB
X