Jokowi: Indonesia Bisa Mencapai Peringkat Ke-7 Ekonomi Dunia Jika Didukung Digitalisasi Ekonomi

- Senin, 11 Oktober 2021 | 14:43 WIB
Presiden Jokowi.  (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

HALUANPADANG.COM - Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia bisa menjadi negara dengan ekonomi peringkat ke-7 terbesar dunia pada 2030 jika pertumbuhan digitalisasi di sektor ekonomi dan keuangan berjalan secara tepat dan cepat.

“Jika kita kawal secara tepat dan cepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital setelah China dan India, dan dapat membawa kita menjadi eknomi terbesar dunia ketujuh di 2030,” ujar Presiden Jokowi dalam OJK Virtual Innovation Day di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10).

Menurut Presiden Jokowi, saat ini digitalisasi berkembang pesat bahkan di tengah pandemi Covid-19. Bank digital, perusahaan asuransi digital, perusahaan pembayaran elektronik (e-payment), dan layanan finansial berbasis teknologi (fintech) banyak muncul dan mudah dijangkau masyarakat.

Namun muncul masalah di tengah perkembangan digitalisasi, antara lain adanya berbagai penipuan dan tindak pidana keuangan lainnya yang merugikan masyarakat.

Menanggapi itu, Presiden mengingatkan OJK dan pelaku industri jasa keuangan untuk menjaga dan mengawal perkembangan digitalisasi sektor keuangan agar dapat tumbuh secara sehat dan berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat.

Presiden menambahkan bahwa ekosistem ekonomi dan keuangan digital harus memiliki kebijakan untuk memitigasi risiko permasalahan hukum dan sosial yang bisa menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Selain itu, pembiayaan dari industri keuangan digital dapat disalurkan untuk kegiatan ekonmi produktif serta menyasar masyarakat yang tidak terjangkau pelayanan perbankan konvensional.

“Keuangan digital juga dapat membantu pelaku UMKM untuk melakukan lebih banyak transaksi digital yang minim aktivitas fisik, serta membawa UMKM naik kelas dan go digital,” imbuh Jokowi

Presiden juga meminta perusahaan keuangan digital untuk dapat memberikan pelayanan keuangan digital ke seluruh penjuru tanah air, bukan hanya berpusat di Pulau Jawa.(*)

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Tahun 2022, Pemerintah Tiadakan Lowongan CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:52 WIB
X