Sumbar Berpotensi Dilanda Bencana Hingga Desember, Gubernur Tetapkan Status Siaga Darurat

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 14:42 WIB
Petugas mengangkut jenazah korban yang tertimbun longsor di Kabupaten Padang Pariaman
Petugas mengangkut jenazah korban yang tertimbun longsor di Kabupaten Padang Pariaman

HALUANPADANG.COM - Memasuki musim penghujan dan tingginya potensi bencana di Sumatera Barat (Sumbar) akibat curah hujan tinggi, Gubernur Mahyeldi menetapkan status Siaga Darurat hingga akhir Desember 2021.

Status Siaga Darurat terrsebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar Nomor:360/51/BPBD/2021 tentang penetapan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah Sumbar.

Surat yang ditandatangi pada kamis, 7 Oktober 2021 tersebut akan menjadi pedoman bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar untuk melakukan sejumlah langkah dalam mitigasi bencana.

“Berdasarkan laporan BMKG itu intensitas hujan sedang hingga tinggi itu akan terus terjadi hingga bulan November atau Desember, maka dalam rangka kesiapsiagaan bencana kita tetapkan status darurat,” kata Erman Rahman dikutip dari langgam.id.

Sebelumnya akhir september lalu Sumbar sempat dilanda sejumlah bencana banjir dan longsor kibat curah hujan tinggi. Sejumlah daerah yang terdampak antara lain Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman dan beberapa daerah lainnya.

Bahkan bencana longsor dan pohon tumbang di Kabupaten Padang Pariaman menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.

Dengan adanya status Siaga Darurat ini BPBD Sumbar juga telah meminta kepada seluruh BPBD Kabupaten/Kota untuk bersiap menghadapi bencana yang bisa datang kapanpun. Persiapan tersebut mulai dari personel hingga kesiapan alat dan logistik.

Pemerintah daerah juga diminta untuk segera melakukan pendataan terhadap lokasi-lokasi rawan bencana serta berkoordinasi dengan BMKG mengenai kemungkinan cuaca yang bisa menyebabkan bencana.(*)

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

X