Mubazir! Empat Formasi CPNS di Padang Tanpa Peminat

- Selasa, 28 September 2021 | 06:34 WIB
Ilustrasi CPNS/Milinialisme.com
Ilustrasi CPNS/Milinialisme.com

HALUANPADANG.COM – Di tengah berduyunnya anak-anak muda melamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seantereo negeri, di Padang malah ada formasi CPNS yang tanpa peminat. Tidak ada yang melamar. Formasinya kosong.

Kondisi ini tak lazim. Jarang biasanya terjadi, ada formasi yang kosong pelamar. Setidaknya, ada juga satu dua pelamar, yang mencoba peruntungan di formasi yang dibuka oleh pemerintah. Tapi ini tidak. Pelamarnya nihil.

Empat formasi yang tanpa pelamar itu adalah formasi untuk penempatan di Dinas Perhubungan, lalu tiga lainnya, formasi khusus untuk penyandang disabilitas. Belum ada keterangan kenapa sampai seleksi dilaksanakan, empat formasi itu kosong.

Kekosongan formasi itu disampaikan Kepala Bidang Informasi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padan Romy Elfa Segas.

Baca Juga: Bikin Akun Facebook Bodong di Dalam Penjara, Bang Napi di Padang Ngaku Petinggi Polisi

“Sampai seleksi dilaksanakan, empat formasi itu memang kosong. Tidak ada yang melamar. Kita tidak juga tahu alasan jelas, kenapa bisa kosong,” terang Romi.

Romy menjelaskan, panitia sebenarnya sudah menyiapkan persyaratan secara lazim. Prosesnya juga sama dengan proses formasi lain. “Tapi memang kosong, bagaimana lagi,” jelas Romy.

Meski kosong, panitia menurut Romy tidak akan diam begitu saja. Untuk mengisi kekosongan, panitia mengubah nomenklaturnya. Khusus tiga formasi untuk disabilitas, akan dijadikan seagai formasi umum.

“Dijadikan formasi umum saja, agar tidak terjadi kekosongan,” papar Romy.

Baca Juga: Ini Tampang Memelas Pemerkosa yang Tinggalkan Korban dalam Kondisi Telanjang di Kebun Sawit Agam!

Namun, untuk formasi Dinas Perhubungan, memang terpaksa dibiarkan kosong. “Tidak bisa lagi diubah, memang kosong dan tetap dibiarkan kosong, lanjutnya.

Sebelumnya, Sebanyak 114 peserta tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS 2021 gagal mengikuti tes kedua dalam tahapan proses penerimaan PNS tersebut di Kota Padang.

Elfa Segas mengatakan, ratusan peserta tersebut gagal lantaran reaktif Covid-19 yang diketahui dari hasil tes PCR.

"Mereka reaktif hasil PCR nya sehingga memilih untuk tidak datang saat tes. Sedangkan ada pula 6 di antaranya yang terlambat datang," katanya.

Ia menyayangkan sikap peserta yang memilih untuk tidak ikut ujian tersebut, sebab kata Romy pemerintah sebelumnya telah memberikan solusi.

Baca Juga: Eks Ketua MUI: Ajukan Permohonan Ijin Poligami, Wakil Bupati Muda di Sumbar Patut Diteladani

"Jika hasilnya reaktif, mereka masih bisa mengikuti ujian dengan melaporkan kepada kami dan kemudian ikut ujian di waktu yang lain. Bisa jadi mereka tidak mengetahui tentang aturan tersebut. Padahal kami sudah memberikan informasinya," sebut dia.

Diketahui, SKD CPNS Pemkot Padang digelar mulai 15-25 September 2021 di ruangan CAT BKPSDM Kota Padang.

Untuk peserta yang terjangkit Covid-19 akan digelar pada 26 September 2021. Pemkot Padang membuka 118 formasi CPNS, 12 formasi PPPK nonguru, dan 476 formasi PPPK guru.

Terhitung ada 2.062 orang peserta yang mengikuti CPNS Pemkot Padang dengan rincian 1.885 orang ujian di Padang dan selebihnya di tempat yang sudah ditunjuk oleh BKN. (*)

 

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Bejat, Pria Di Agam Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:03 WIB
X