Eks Ketua MUI: Ajukan Permohonan Ijin Poligami, Wakil Bupati Muda di Sumbar Patut Diteladani

- Senin, 27 September 2021 | 20:17 WIB
Ilustrasi poligami. Foto: Meiliani/kumparan
Ilustrasi poligami. Foto: Meiliani/kumparan

HALUANPADANG.COM – Permohonan ijin untuk berpoligami yang dilayangkan seorang wakil bupati di Sumbar ke Pengadilan Agama Tanjung Pati, menimbulkan pro kontra. Banyak yang menganggap permohonan itu tak lazim, tapi tak sedikit pula yang mendukung.

Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Padang, Prof Duski Samad, langkah pengajuan ijin poligami ke pengadilan yang dilakukan wakil bupati itu harus dihargai.

Sikap sang wakil bupati yang terbuka terhadap status perkawinannya merupakan hal yang langka. Jarang ada pejabat negara yang mungkin saja punya pasangan lain, berlaku seperti itu.

“Itu bagus. Pejabat yang meminta izin secara resmi setidaknya sudah menyingkirkan masalah. Lebih baik minta izin daripada bermasalah kemudian hari,” terang Duski Samad.

Baca Juga: Kandas Sudah! Majelis Hakim Gugurkan Permohonan Ijin Poligami Wakil Bupati Muda di Sumbar

Duski yang kini menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumbar menyebut, wakil bupati bersikap gentleman, atau sportif.

“Kita hargai beliau karena mengikuti aturan. Bahkan menurut saya patut diteladani sikap yang seperti itu. Tidak masalh sembunyi-sembunyi,” tutur pengajar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Secara agama, dijelaskan Duski tidak ada larangan untuk berpoligami, sepanjang lelaki yang melakukannya bisa adil. “Kuncinya adil dan mampu. Jika syarat terpenuhi, tidak ada masalah,” papar Duski.

Meski demikian, permohonan ijin yang dilayangkan wakil bupati sudah ditolak oleh Pengadilan Agama Tanjung Pati. Penolakan dikarenakan sebagai pemohon, wakil bupati yang tidak dicantumkan nama jelasnya dalam putusan, tidak menghadiri persidangan yang digelar.

Baca Juga: Wah! Ada Wakil Bupati yang Ajukan Permohonan Izin Poligami di Sumbar

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X