Jadi Tersangka KPK, Kekayaan Azis Syamsudin, Wakil Ketua DPR ini Pasti Bikin Netizen Menelan Ludah

- Kamis, 23 September 2021 | 19:21 WIB
Azis Syamsudin
Azis Syamsudin

HALUANPADANG.COM – Informasi terkait penetapan tersangka Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin menyita perhatian publik. Aziz terseret kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah. Penetapan sebagai tersangka membuat publik penasaran dengan sosok Azis, termasuk jumlah kekayaannya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada akhir 2020 lalu, harta alumni SMA 2 Padang tahun 1986-1989 itu termasuk fantastis. Azis tercatat memiliki kekayaan Rp100.321.069.365 atau sekitar Rp100 miliar.

Jika dirinci, harta kekayaan dalam bentuk tanah dan bangunan punya nilai Rp 89.492.201.000. Tanah dan bangunan itu berlokasi di Jakarta Selatan dan Bandar Lampung.

Azis Syamsuddin juga tercatat memiliki cukup banyak koleksi kendaraan bermotor. Pada kategori harta berupa alat transportasi dan mesin, politisi berusia 51 tahun itu memiliki koleksi mobil dan motor senilai Rp 3.502.000.000.

Rinciannya, Azis punya motor Harley-Davidson tahun 2003 yang berharga Rp 170.000.000, mobil Toyota Land Cruiser (Jeep) tahun 2008 bernilai Rp 700.000.000, motor Honda BeAT tahun 2018, Toyota Kijang Innova, Toyota Alphard tahun 2018 Rp 780.000.000 dan Toyota Land Cruiser (Jeep) tahun 2016 seharga Rp 1.590.000.000.

Baca Juga: Aziz Syamsuddin, Alumni SMA 2 Padang itu Jadi Tersangka Kasus Suap

Kemudian Azis Syamsuddin juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 274.750.000 dan kas/setara kas dengan nilai Rp 7.052.118.365. Sehingga jika ditotal kekayaannya Rp 100.321.069.365.

Azis diinformasikan sudah berstatus sebagai tersangka KPK dan diminta untuk menghadap ke penyidik Jumat (24/9) besok. Namanya terseret dalam dakwaan kasus suap terhadap eks penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju.

"Pada saatnya, akan kami sampaikan kepada publik," ucap Ketua KPK Firli Bahuri.

Azis Syamsuddin diketahui meminta tolong ke Robin untuk mengurus kasus yang melibatkannya dan Aliza Gunado terkait penyelidikan KPK di Lampung Tengah.

Jaksa KPK dalam surat dakwaan itu menyebutkan bila Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado memberikan Rp 3.099.887.000 dan US$ 36.000 ke AKP Robin dan seorang rekannya sebagai pengacara atas nama Maskur Husain. Maskur juga sedang diadili dalam perkara tersebut.

Seorang sumber yang dekat dengan penyidikan di KPK membenarkan bahwa Sprindik atas nama Azis sudah diterbitkan sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Melalui Surat Terbuka, Masyarakat Sipil Sumatera Barat Desak Jokowi Batalkan Pemberhentian 57 Pegawai KPK

Ekspose atau gelar perkara soal Azis, katanya, dilakukan pada 30 Agustus, atau berbarengan dengan putusan etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Beberapa hari kemudian tim KPK menyerahkan Sprindik dan sudah diterima oleh pihak Azis.

Sumber di penyidikan KPK lainnya mengungkapkan kasus Azis terkait dengan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Lampung Tengah. "Sprindiknya iya terkait Lampung Tengah aja. DAK Lampung Tengah," ujar dia yang enggan diungkap identitasnya itu.

Ia juga menyebut penyidik sudah melakukan penggeledahan terkait kasus tersebut di Lampung, beberapa waktu lalu. Saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri enggan memastikan status tersangka Azis.

"KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK [Tindak Pidana Korupsi] pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," ujar Ali Fikri, Kamis (23/9).

Juru bicara berlatar belakang jaksa ini menerangkan bahwa tim penyidik masih bekerja dan terus mengumpulkan alat bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Lampung.

Baca Juga: Hukuman Diperberat Mahkamah Agung, Mantan Bupati Solok Selatan Dikirim KPK ke Sukamiskin!

"KPK akan menyampaikan secara lengkap mengenai kronologis serta konstruksi perkara, Pasal yang disangkakan, dan tentu pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada saatnya nanti," kata Ali.

"Pengumuman tersangka akan kami sampaikan pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan/atau penahanan," lanjut dia.

Di sisi lain, Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kabar penetapan tersangka Azis itu. (*)

 

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Sumber: detik.com

Tags

Terkini

Bejat, Pria Di Agam Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:03 WIB
X