Rancanangan APBD Perubahan 2021 Solok Selatan Naik Rp55 Miliar

- Kamis, 23 September 2021 | 15:28 WIB
Ilustrasi rupiah  (pixabay)
Ilustrasi rupiah (pixabay)

HALUANPADANG.COM - Bupati Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Khairunas menyampaikan Rancangan APBD Perubahan (APBD-P) 2021 berjumlah Rp919.150.245.773 mengalami peningkatan sebesar Rp55.010.365.430 atau 6 persen dari anggaran awal sebesar Rp864.139.880.343

Hal itu disampaikan Bupati melalui Sekretaris Daerah Syamsurizaldi saat rapat Peripurna pembahasan Nota Pengantar Ranperda APBD-P 2021 di kantor DPRD setempat, Kamis (23/9/2021).

Total Pendapatan Daerah pada Rancangan APBD-P 2021 diperkirakan berjumlah sebesar Rp849.576.926.190, angka ini naik sebesar Rp25.505.936.327 atau naik 3 persen dari total pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp824.070.989.863

Adapun komposisi struktur Pendapatan Deerah yakni:

1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD-P diproyeksikan berjumlah sebesar Rp84.348.896.294 atau mengalami peningkatan sebesar Rp9.128.289.499 atau meningkat 11 persen dari PAD pada APBD awal 2021 yaitu sebesar Rp75.220.606.795.

"Peningkatan PAD ini disebabkan adanya penambahan pendapatan dari pajak daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah," ujarnya.

2.Pendapatan Transfer

Pendapatan Transfer pada APBD-P 2021 diproyeksikan berjumlah sebesar Rp719.028.134.291 atau mengalami penurunan sebesar Rp7.129.068.509 atau 1 persen dari Pendapatan Transfer pada APBD awal 2021 yaitu sebesar Rp726.157.202.800. Hal ini selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan Covid-19 dan dampaknya.

3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah

Pendapatan dari sektor ini diproyeksikan pada APBD-P berjumlah sebesar Rp46.199.895.605 atau mengalami peningkatan sebesar Rp23.506.715.337 atau 51 persen dari Lain-lain pendapatan daerah yang sah pada APBD awal 2021 yaitu sebesar Rp22.693.180.268. Penambahan Lain-lain pendapatan daerah yang sah ini disebabkan karena adanya penambahan alokasi pendapatan untuk Belanja Operasional Sekolah (BOS), pendapatan Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana 2021.

Sedangkan komposisi struktur Belanja Deerah yakni:

Total belanja Daerah pada rancangan APBD-P 2021 diperkirakan sebesar Rp919.150.245.773. Angka ini naik sebesar Rp55.010.365.430 atau 6 persen dari total belanja Daerah sebelum perubahan sebesar Rp864.139.880.343

1. Belanja Operasi

Belanja Operasi pada APBD-P 2021 dialokasikan sebesar Rp651.687.931.802 atau mengalami peningkatan sebesar Rp29.331.414.690 atau 5 persen dari belanja Operasi pada APBD awal 2021 yaitu sebesar Rp622.356.517.112. Peningkatan Belanja Operasi Ini disebabkan adanya penambahan belanja untuk pelaksanaan program kegiatan Pemerintah Pusat terkait dengan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta pelaksanaan program 100 hari sebagai penunjang visi misi kepala daerah terpilih yang akan dituangkan dalam RPJMD Solsel 2021 – 2026.

2.Belanja Modal

Belanja Modal pada APBD-P 2021 dialokasikan sebesar Rp169.381.640.607 atau mengalami peningkatan sebesar Rp26.179.952.776 atau naik 15 persen dari belanja Modal pada APBD awal 2021 yaitu sebesar Rp143.201.687.831. Peningkatan Belanja Modal ini disebabkan adanya penambahan belanja untuk pelaksanaan program Pemerintah Pusat terkait Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana 2021 dan pelaksanaan Program Pemerintah Provinsi terkait Bantuan Keuangan Khusus dan Penyediaan sarana prasarana penunjang pelaksanaan kegiatan kepala daerah terpilih serta penyediaan ganti rugi tanah untuk pembenahan infrastruktur ibu kota Solsel.

3. Belanja Tidak Terduga

Belanja Tidak Terduga pada APBD-P 2021 dialokasikan sebesar Rp2.000.000.000 tidak mengalami peningkatan/penurunan dari belanja Modal pada APBD awal 2021.

4. Belanja Transfer

Belanja Transfer pada APBD-P 2021 dialokasikan sebesar Rp96.080.673.364 atau mengalami penurunan sebesar Rp501.002.036 atau turun 1 persen dari belanja Transfer pada APBD awal 2021 yaitu sebesar Rp96.581.675.400. Penurunan Belanja Transfer ini disebabkan adanya pengurangan belanja untuk Alokasi Dana Desa dimana alokasi pendapatan transfer dari dana perimbangan berkurang sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa 2021.

Hal ini dalam rangka mendukung penanganan Covid-19 dan dampaknya. Sehingga alokasi 10 persen pendapatan transfer di kurangi DAK untuk masing-masing Nagari juga berkurang pada Perubahan APBD ini.

Untuk komposisi struktur Pembiayaan yakni:

Penerimaan Pembiayaan pada APBD-P 2021 ini adalah sebesar Rp69.573.319.583. Angka ini naik sebesar Rp29.504.429.103 atau naik 42 persen dari Penerimaan Pembiayaan Daerah sebelum perubahan sebesar Rp40.068.890.480.

Dimana kenaiakan tersebut berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Sumatera Barat yang telah dituangkan Pada Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan pada rancangan APBD-P 2021 ini tidak ada, sehingga pembiayaan netto pada APBD-P 2021 sebesar Rp69.573.319.583

"Dari uraian Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan pada APBD-P 2021 diatas apabila kita bandingkan antara totalitas pendapatan daerah sebesar Rp849.576.926.190 dengan totalitas belanja daerah sebesar Rp919.150.245.773 maka terjadi defisit sebesar Rp69.573.319.583 untuk mengimbangi defisit tersebut dapat ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp69.573.319.583," katanya.

"Dengan kondisi demikian maka Rancangan APBD dan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD-P 2021 telah berimbang, hal tersebut sebenarnya sangat sesuai dengan prinsip penyusunan anggaran yang mana defisit anggaran dapat ditutupi dengan pembiayaan," tutupnya. (*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

Perantau Minang di Ternate Punya Pemakaman Khusus

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Terpopuler

X