Melalui Surat Terbuka, Masyarakat Sipil Sumatera Barat Desak Jokowi Batalkan Pemberhentian 57 Pegawai KPK

- Kamis, 23 September 2021 | 12:30 WIB
Ilustrasi: Gedung KPK (Foto: PMJNEWS)
Ilustrasi: Gedung KPK (Foto: PMJNEWS)

HALUANPADANG.COM - Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat (KMSS) mengeluarkan sebuah Surat Terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait akan diberhentikannya 57 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) beberapa waktu lalu.

Dalam Surat Terbuka tanggal 23 September tersebut Koalisi Masyarakat Sipil Sumbar meminta ketegasan Presiden Jokowi untuk melindungi 57 orang pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

“Kami meminta kepada Bapak Presiden agar segera mengambil sikap tegas dan langkah nyata untuk melindungi 57 pegawai KPK tersebut dengan membatalkan keputusan pimpinan KPK yang memberhentikan mereka,” tulis KMSS dalam Surat Terbuka tersebut.

Baca Juga: Sedih! Pegawai KPK Yang Tak Lolos TWK Dipecat Tanpa Pesangon

Desakan yang disuarakan oleh KMSS kepada Presiden dilatarbelakangi banyaknya temuan pelanggaran, mulai dari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), maladministrasi, dan tindakan kesewenang-wenangan yang berujung tidak lolosnya 57 pegawai tersebut dalam TWK.

“Laporan Komnas HAM juga telah menguraikan 11 bentuk dugaan pelanggaran HAM di antaranya pelanggaran terhadap hak atas keadilan dan kepastian hukum, hak perempuan, hak bebas dari diskriminasi ras dan etnis, hak atas rasa aman, hak atas privasi, hak atas informasi publik dan, hak atas kebebasan berpendapat.” Tulis KMSS dalam Surat tersebut.

Selain itu KMSS juga menganggap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam TWK melanggar ranah privat dan hal personal yang sangat sensitif seperti kepercayaan atau agama serta paham politik dan ideologi.

Baca Juga: Kabar Duka! 56 Pegawai KPK Yang Tak Lolos TWK Akan Dinonaktifkan Tanggal 30 September

Selain melanggar ranah privat, fatalnya lagi beberapa pertanyaan bahkan diduga mengandung pelecehan seksual secara verbal seperti “apakah punya pacar?”, “kalo dengan pacar ngapain saja?”, “kenapa tidak menikah?”, “masih memiliki hasrat seksual atau tidak?”, hingga “apa pandangan anda soal orientasi seksual LGBTI.”

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Perantau Minang di Ternate Punya Pemakaman Khusus

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Terpopuler

X