MPKAS Sarankan Angkutan Logistik Sumbar Pakai Kereta Api Pasca Kecelakaan Sungai Buluah

- Minggu, 19 September 2021 | 16:16 WIB

HALUANPADANG - Kecelakaan beruntun mengerikan terjadi di Jalan Raya Padang - Bukittinggi KM 6 di Sungai Buluah, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam pada sabtu, 18 September 2021.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 10.30 WIB tersebut berawal dari sebuah truk tronton yang mengalami rem blong yang kemudian menabrak 5 mobil lainnya dan 3 sepedar motor.

Berkaca dari kejadian mengerikan tersebut Masyarakat Peduli Kereta Api Sumatera Barat (MPKAS) menilai sudah saatnya menggunakan Kereta Api Logistik sebagai angkutan untuk distribusi barang.

Sekretaris Jenderal MPKAS, Nofrin Napilus menilai kondisi jalan raya di Sumbar sudah tidak layak dilalui truk-truk besar, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.

"Penting memindahkan spill over dari truk-truk Tronton ke KA Logistik. Jalan raya di Sumbar itu tidak layak untuk Truk Tronton sebetulnya," terang Nofrin.

Nofri menyebutkan banyaknya truk-truk besar yang melalui jalan raya Sumbar yang relatif sempit dan berhaya akan membuat pengguna kendaraan pribadi dan pejalan kaki akan semakin berisiko menjadi korban kecelakaan serupa.

"Apalagi kalau melebihi batas muatan yang diizinkan dan jumlah truknya sudah terlalu banyak di jalan raya Sumbar yang sempit dan berbahaya itu. Resiko terhadap kendaraan pribadi dan pejalan kaki semakin meningkat tinggi," jelas dia.

Meski tak menelan korban jiwa, kecelakaan di Sungai Buluah pada sabtu (18/9) tersebut menyebabkan sejumlah korban harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit. Sebanyak 7 orang korban dirawat di beberapa Rumah Sakit di Bukittinggi dan 1 orang korban di Rumah Sakit di Padangpanjang.

Selain kerusakan sejumlah kendaraan, dua unit warung yang berada di pinggir jalan juga mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut. Diperkirakan kerugian materi mencapai Rp 500 Juta.(*)

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Dicari !! Ayah Pemerkosa Anak Kandung Di Pasaman

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:38 WIB
X