Pantas saja Disorot Presiden. Ternyata 300 Ribu Vaksin Hanya Masuk "Peti Es" di Sumbar

- Rabu, 15 September 2021 | 13:47 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Wakil Gubernur dan Kapolda Sumbar saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi dengan bupati/wali kota dan Forkopimda secara virtual dari Auditorium Gubernuran, Selasa (14/9/2021).
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Wakil Gubernur dan Kapolda Sumbar saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi dengan bupati/wali kota dan Forkopimda secara virtual dari Auditorium Gubernuran, Selasa (14/9/2021).

HALUANPADANG.COM – Rendahnya angka pelaksanaan vaksinasi di Sumbar, ternyata bukan disebabkan kurangnya dosis vaksin yang ada, atau kurangnya tenaga vaksinasi. Rupanya, masalah ini disebabkan, kurang gesitnya pemerintah kabupaten/kota melaksanakan vaksinasi.

Bahkan ironisnya, ada 300 ribu dosis vaksin di Sumbar yang hanya “ditumpuk” pemerintah kabupaten/kota di daerahnya.

Padahal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah jauh-jauh hari mendistribusikan vaksin tersebut, dengan harapan bisa segera digunakan. Ternyata, pemerintah daerah malah menumpuk begitu saja.

Fakta ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dalam akun instagramnya, @mahyeldisp, Rabu (15/9/2021) siang.

Belum dipastikan, kenapa pemerintah kabupaten/kota memilih memasukkan vaksin ke “peti es” daripada menggunakannya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kembali Soroti Sumbar. Kali ini Terkait Vaksinasi!

“Berdasarkan data, hingga hari ini (Rabu-red), masih terdapat sekitar 300 ribu vaksin yang sudah didistribusikan ke kabupaten/kota, namun belum digunakan,” tulis Mahyeldi di akun Instagram pribadinya itu.

Selain itu disebutkan Mahyeldi, di Gudang penyimpanan Dinas Kesehatan Sumbar, juga masih tersedua 99 ribu dosis vaksin yang bisa didistribusikan segera jika ada kabupaten/kota yang kekurangan stok.

“Harapannya, bupati dan walikota terus mengupayakan peningkatan capaian vaksin di daerah,” harap Mahyeldi yang juga menyebut pesan itu telah disampaikannya saat saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi dengan bupati/wali kota dan Forkopimda secara virtual dari Auditorium Gubernuran, Selasa (14/9/2021).

Terkait kasus aktif covid-19 di Sumbar, Mahyeldi mengatakan, bahwa saat ini sudah mulai melandai.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Pasca Longsor, Jalur Padang - Solok Sudah Bisa Dilalui

Jumat, 24 September 2021 | 21:13 WIB
X