MUI Minta Youtube Hapus Iklan ‘Vulgar’ Aku Bukan Homo yang Tayang di Youtube Anak

- Selasa, 14 September 2021 | 20:31 WIB
Tangkapan Layar Iklan Vulgar 'Aku Bukan Homo' yang Tayang di Youtube Anak
Tangkapan Layar Iklan Vulgar 'Aku Bukan Homo' yang Tayang di Youtube Anak

HALUANPADANG.COM –Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mendesak pihak YouTube untuk take down konten iklan “vulgar” berjudul Aku Bukan Homo yang tayang di Youtube Anak.

"MUI meminta dan mendesak pihak YouTube agar menghormati nilai-nilai dan norma-norma serta hukum yang berlaku di dalam negara RI dengan men-take down konten tersebut," ujar Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya.

Anwar Abbas mengatakan Indonesia memiliki dasar negara Pancasila dan UUD 1945. Di mana dalam sila pertama berkaitan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Negara kita adalah negara yang berfalsafahkan Pancasila dan memiliki hukum dasar yaitu UUD 1945. Sila pertama dari Pancasila tersebut adalah Ketuhanan Yang Maha Esa di mana di dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 1 jelas-jelas di sana ditegaskan bahwa sila pertama ketuhanan yang maha esa itu adalah merupakan dasar negara," kata Anwar.

Baca Juga: Netizen Indonesia Meradang! Iklan “Vulgar” berjudul Aku Bukan Homo Tayang di Youtube Anak

Dia menilai hal ini lah yang mendasari tidak dibolehkannya kegiatan yang bertentangan dengan nilai ajaran agama. Terlebih, menurutnya, tidak ada agama yang membolehkan LGBT.

"Oleh karena itu, sebagai konsekuensi logis dari falsafah dan dasar negara kita yang seperti itu, maka tidak boleh ada di negeri ini praktik-praktik dan atau kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai dari ajaran agama yang ada, apalagi seperti kita ketahui tidak ada satu agama pun di negeri ini dari 6 agama yang diakui oleh negara yang membolehkan praktik LGBT tersebut," kata Anwar Abbas.

Anwar juga meminta pemerintah tanggap dan cepat bertindak terkait masalah ini. Menurutnya, hal ini untuk melindungi dan tidak merusak jati diri anak bangsa.

Baca Juga: Babak Baru Masalah Lahan Bojong Koneng, Rocky Gerung Serang Balik Sentul City

"Kepada pemerintah MUI meminta agar pemerintah cepat tanggap serta bisa secepatnya bertindak untuk melindungi rakyat dari hal-hal yang akan bisa merusak jati diri mereka sebagai anak-anak bangsa yang pancasilais, beragama, berakhlak, dan berbudaya," tuturnya

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Sumber: detik.com

Tags

Terkini

Catat! Inilah 16 Hari Libur Nasional Tahun 2022

Rabu, 22 September 2021 | 17:54 WIB

Hendri Septa Segera Tetapkan PJs Sekda Padang

Rabu, 22 September 2021 | 17:06 WIB

Sah! PPKM Agam Turun ke Level 2

Rabu, 22 September 2021 | 15:59 WIB
X