Polda Sumbar Akan Panggil 4 Orang Saksi Terkait Investasi Bodong Pengelolaan Mukena dan Selendang

- Kamis, 9 September 2021 | 13:42 WIB
Ilustrasi investasi bodong. /Pixabay
Ilustrasi investasi bodong. /Pixabay

 

HALUANPADANG.COM - Kepolian Daerah (Polda) Sumatera Barat akan menyelidiki kasus investasi bodong berkedok penjualan mukena dan selendang yang dilaporkan tanggal 28 Agustus 2021 lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Kombes Pol Imam Kabut Sariadi mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pengumpulan bukti dan berencana akan memanggil para saksi.

"Besok Jumat dilanjutkan. Sesuai rencana ada empat orang," kata Kombes Pol Imam Kabut Sariadi.

Seperti diketahui para korban investasi bodong tersebut melaporkan seorang wanita berinisial RY (37) melalui pengacara M. Nur Idris.

Baca Juga: Begini Modus Pelaku Investasi Bodong di Agam Raup Modal Hingga Ratusan Juta

RY sebagai pelaku utama dan beberapa orang pengelola investasi merupakan warga Koto Hilalang Ampek Angkek, Kabupaten Agam.

Kejadian ini berawal saat RY mendatangi para korban dan menawarkan investasi pengelolaan mukena dan selendang. Dalam janjinya mukena dan selendang tersebut nantinya akan dijual ke Malaysia dan Pusat Grosir Pasar Simpang Aur Kuning Bukittinggi.

Pengacara korban M. Nur Idris menjelaskan, RY menawarkan keuntungan 40 persen dari modal yang diinvestasikan dan akan diberikan setiap bulannya.

Halaman:

Editor: Emen HLN

Terkini

Dicari !! Ayah Pemerkosa Anak Kandung Di Pasaman

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:38 WIB
X