Penggunaan Air Tanah Skala Besar Picu Penurunan Permukaan Tanah di Padang

- Kamis, 2 September 2021 | 19:17 WIB
Ilustrasi air bersih (pixabay)
Ilustrasi air bersih (pixabay)

HALUANPADANG - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius mengatakan, Kota Padang menjadi salah satu dari 21 ibu kota provinsi yang mengalami penurunan permukaan tanah.

"Penurunan permukaan air tanah ini salah satunya dipicu dengan adanya penggunaan air tanah dalam skala besar berupa sumur bor," katanya.

Menurut Barlius, penggunaan air dengan sumur bor akan membuat tanah gersang dan timbul rongga yang lama-kelamaan membuat permukaan tanah turun.

"Untuk ansitisipasinya, penggunaan air tanah perlu lebih diperketat," kata Barlius.

Barlius mengatakan, saat ini Kota Padang sudah mempunyai aturan pajak air tanah. Kedepan pengawasan penggunaan air tanah akan semakin diperketat.

Selain itu, antisipasi penurunan permukaan tanah dengan beralih menggunakan air PDAM.

"Perumda Air Minum Padang juga sudah memperluas jaringan sehingga bisa mencukupi kebutuhan air masyarakat, tanpa harus menggunakan sumur bor lagi," tambahnya.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

Tahun 2022, Pemerintah Tiadakan Lowongan CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:52 WIB

Komite I DPD RI Siapkan Revisi UU Pemerintah Aceh

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:47 WIB
X