Minta Maaf Karena Bikin Gaduh, PKS Cabut Anjuran Poligami

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 16:44 WIB
Ketua Dewan Syariah PKS, Surahman Hidayat (Dok. DPP PKS)
Ketua Dewan Syariah PKS, Surahman Hidayat (Dok. DPP PKS)

HALUANPADANG.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencabut Tazkirah Nomor 12 Tentang Solidaritas Terdampak Pandemi. Salah satu poin kebijakan tersebut, yaitu menganjurkan poligami dengan janda.

"Kami memohon maaf jika anjuran ini membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian hati masyarakat Indonesia," kata Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS, Surahman Hidayat, melalui keterangan tertulis, Kamis, 30 September 2021.

Salah satu pertimbangan mencabut anjuran poligami, yaitu ingin fokus membantu menghadapi pandemi covid-19. Bantuan yang diberikan melalui program-program berdampak langsung terhadap masyarakat.

"Saatnya kita turun tangan dengan program yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat," kata dia.

Baca Juga: Sosok Wakil Bupati Muda di Sumbar yang Ajukan Permohonan Ijin Poligami Masih Misteri


Dia mengapresiasi respons masyarakat terhadap kebijakan poligami tersebut. Hal itu dianggap sebagai bentuk perhatian masyarakat terhadap PKS.

"Ini merupakan bentuk perhatian yang besar dari publik terhadap jalannya organisasi partai ini," ujar dia.

Anjuran poligami disahkan pada 27 September 2021. Salah satu alasannya dampak pandemi covid-19.

Banyak kader laki-laki PKS yang telah berkeluarga meninggal akibat covid-19. PKS menyebut ketentuan tersebut hanya bersifat anjuran, bukan kewajiban.

Baca Juga: INFOGRAFIS: Ini Poin-Poin Penting Permohonan Ijin Poligami Wakil Bupati Muda di Sumbar

Surahman menjelaskan bahwa PKS sangat terbuka menerima masukan dari berbagai pihak. PKS juga berterima kasih atas kritik dari publik terkait program dan anjuran yang dilakukan PKS.

"PKS mengucapkan terima kasih atas masukan, kritik, dan saran dari semua pihak; dan ini merupakan bentuk perhatian yang besar dari publik terhadap jalannya organisasi partai ini," ujarnya.

Surahman menjelaskan bawah PKS saat ini ingin fokus penanganan pandemi. Surahman menegaskan PKS terus menyukseskan program penanganan pandemi dengan membagikan 1,7 juta paket sembako bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi.

"Saatnya kita turun tangan dengan program yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: Wah! Ada Wakil Bupati yang Ajukan Permohonan Izin Poligami di Sumbar

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Sumber: detik.com

Tags

Terkini

Jokowi Ingatkan Polri: Jangan Dikit-dikit Tangkap

Jumat, 3 Desember 2021 | 18:51 WIB

Sah! Nanda Satria Terpilih Jadi Ketua KNPI Sumbar

Senin, 8 November 2021 | 20:12 WIB
X