Selesaikan Masalah Sumbangan, Ini Alasan 33 Anggota DPRD Sumbar Pakai Hak Angket

- Selasa, 14 September 2021 | 15:30 WIB
Gedung DPRD Sumbar
Gedung DPRD Sumbar

HALUANPADANG.COM - Sebanyak 33 orang anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan hak angket untuk menyelesaikan kasus surat permintaan sumbangan yang ditandatangani oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

Penyampaian hak angket ini berlangsung saat rapat Paripurna DPRD Sumbar, Selasa (14/9) siang WIB. Di sela rapat, salah seorang anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat menyela dan menyampaikan langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Mengingat polemik yang terjadi atas kasus surat gubernur yang meminta sumbangan, fraksi-fraksi di DPRD sepakat untuk menggunakan hak angket, agar persoalan ini menjadi jelas dan terang benderang," kata Nurnas.

Nurnas menjelaskan ada 33 dari 65 orang anggota DPRD Sumbar yang sudah meneken pemberian dukungan pengajuan hak angket.

Dia menyebut, 33 orang itu terdiri dari tiga fraksi dan satu partai, yakni 10 orang dari Fraksi Demokrat, 14 orang dari Fraksi Gerindra, enam orang dari Fraksi PDIP-PKB dan tiga orang dari Partai Nasdem.

Sedangkan PPP, yang merupakan rekan Nasdem di Fraksi PPP-Nasdem disebut belum memberikan respons.

Juru bicara pengusul hak angket, Irwan Afriadi, mengatakan hak angket ditujukan untuk mendapatkan kepastian hukum terkait kebijakan Gubernur yang menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Kasus Gubernur Minta Sumbangan Masih Lanjut, Kini 33 Anggota DPRD Sumbar Ajukan Hak Angket

Dia menilai polemik surat minta sumbangan itu berpotensi mencederai kepercayaan publik kepada Pemprov Sumbar.

"Ini juga demi menjaga harga diri dan wibawa serta kepercayaan masyarakat, serta tidak terciptanya krisis kepercayaan publik yang meluas kepada Kepala Daerah dan Pemerintahan Daerah Provinsi Sumatera Barat," katanya.

Halaman:

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

X