Juarai Thomas Cup 2020, Indonesia Patahkan "Kutukan 19 Tahun"

- Senin, 18 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Indonesia juara Thomas Cup kalahkan China 3-0./twitter
Indonesia juara Thomas Cup kalahkan China 3-0./twitter

HALUANPADANG - Sejak 19 tahun terakhir, tim bulutangkis Indonesia tidak pernah lagi membawa pulang trofi Thomas Cup. Padahal Indonesia punya jejak rekam bagus di ajang ini.

Thomas Cup sendiri adalah kejuaraan bulutangkis beregu untuk putra yang pertama kali dihelat pada 1949. Sembilan tahun kemudian, untuk pertama kalinya, Indonesia mengirimkan tim ke Thomas Cup 1958.

Tim Indonesia berhasil menjadi juara dalam penampilan perdananya itu bersama pemain seperti Ferry Sonneville dan Tan Joe Hok.

Sejak raihan juara pada 1958 itu, Indonesia terus memperpanjang deretan trofinya.

Dalam gelaran Thomas Cup 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 2000, dan 2002, Indonesia tampil sebagai yang teratas.

Namun, setelah Thomas Cup 2002 Indonesia seperti dikutuk untuk selalu gagal di ajang ini. Setelah Taufik Hidayat, Hendrawan, Marlev Mainaky, dkk., menaklukkan Malaysia dengan skor 3-2 pada tahun itu, Indonesia seperti kehilangan taji.

19 tahun lamanya tim Indonesia harus puas sebagai runner-up atau, parahnya, cuma sebagai 'pemenuh kuota' turnamen.

Akan tetapi kutukan itu patah pada Minggu (17/10). Dalam babak final yang digelar di Ceres Stadium, Aarhus, Denmark, tim Thomas Cup Indonesia menang 3-0 atas tim China yang melenggang ke babak final sebagai juara bertahan.

Adalah Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto, dan Jonathan Christie yang berhasil mengalahkan para pemain muda China.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Terkini

Taekwondo Sumbangkan Medali Emas Kedua Sumbar

Senin, 4 Oktober 2021 | 19:58 WIB
X