Kelimpahan Minyak Arab Saudi Dimulai Sejak 1938, Ini Sejarahnya!

- Minggu, 5 Juni 2022 | 12:45 WIB
Kilang minyak Arab Saudi (dok, albalad)
Kilang minyak Arab Saudi (dok, albalad)

HALUAN PADANG - Tanggal 3 Maret 1938 menjadi hari bersejarah bagi Kerajaan Arab Saudi karena pada hari itulah sumber minyak bumi ditemukan di sana untuk pertama kalinya.

Temuan itulah yang mengubah kehidupan kerajaan tersebut menjadi negara yang kaya raya. Sebelum tahun 1938, Arab Saudi dikenal terutama karena dua hal; gurunnya yang luas dan sebagai rumah bagi dua tempat paling suci umat Islam.

Sumber minyak bumi yang layak secara komersial ditemukan di Dhahran tahun 1938 oleh sebuah perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Terkenal Ramah, Santun dan Tertib, Jamaah Haji Indonesia Dapat Tempat Istimewa di Arab Saudi

Sumber itu ditemukan setelah empat tahun mencari, yang pada akhirnya benar-benar mengubah geopolitik dan pengaruh global serta ekonomi Kerajaan Arab Saudi.

Hebatnya, menurut CNN, itu dinobatkan sebagai sumber minyak terbesar di dunia.

Temuan tersebut, 30 tahun setelah para penambang menemukan minyak dalam jumlah komersial di Iran dan sembilan tahun setelah ditemukan di Irak, telah menjadikan Arab Saudi salah satu kekuatan ekonomi terkaya dan paling signifikan di dunia.

Sejak itu, anggota keluarga kerajaan—setelah memberikan hak prospek kepada Standard Oil Company of California pada awal 1930-an—menjadi sangat terlibat dalam industri perminyakan.

Pada tahun 1980, keluarga kerajaan akhirnya mengambil alih perusahaan—berganti nama menjadi Arabian American Oil Company atau Aramco, pada tahun 1944.

Baca Juga: Algojo Profesi Resmi di Arab Saudi, Segini Gajinya

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: sindonews.com

Tags

Terkini

X