Ngeri! Simulasi Serangan Nuklir Rusia, Inggris Hancur dalam 200 Detik

- Selasa, 3 Mei 2022 | 23:12 WIB
Ilustrasi.  (Foto: East2West News)
Ilustrasi. (Foto: East2West News)

Haluanpadang.com - Bom nuklir menimbulkan terjangan gelombang raksasa dengan ketinggian 500 meter yang membuat dalam sekejap saja negara Inggris hancur. Kehancuran itu merupakan simulasi media Rusia atas kemungkinan dampak mengerikan jika terjadi serangan nuklir bawah air Rusia.

Sebagaimana dilansir Daily Mail, Selasa (3/4/2022), Dmitry Kiselyov, media yang sering disebut sebagai 'corong' bagi Presiden Rusia Vladimir Putin pada acara Minggu malamnya, mengklaim drone Poseidon memiliki kapasitas hulu ledak hingga 100 megaton, beribu kali lipat dari kekuatan bom atom Hiroshima.

"Ledakan bom tersebut akan menyebabkan gelombang raksasa setinggi hampir 500 meter, cukup untuk mencapai Scafell Pike, titik tertinggi di Inggris."

Baca Juga: Pertemuan Prabowo dan Megawati, Pengamat: Bukan Silaturrahmi Biasa

Berbicara dengan latar belakang grafik yang menunjukkan Inggris terhapus dari peta dunia, Kiselyov menambahkan bahwa gelombang tersebut juga akan membawa radiasi dosis tinggi, mengubah apapun yang tersisa menjadi gurun radioaktif yang tidak dapat digunakan untuk apapun.

Kiselyov juga mengancam Inggris dengan serangan Sarmat 2, rudal nuklir terbaru Rusia yang diuji oleh Putin dua minggu lalu, yang diklaimnya juga dapat menghancurkan negara itu sepenuhnya hanya dengan satu kali hantaman.

“Pulau (mereka) sangat kecil sehingga satu rudal Sarmat cukup untuk menenggelamkannya sekali dan untuk selamanya,” katanya seperti dilansir Okezone.com.

Baca Juga: Kembali Dibuka Untuk Umum, Kebun Binatang Bukittinggi Hadirkan 350 Ekor Satwa

“(Itu) mampu menghancurkan area seukuran Texas atau Inggris. Sebuah peluncuran tunggal, Boris, dan tidak ada Inggris lagi.”

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

X