Kasus Pembunuhan Langka di India: Pelaku Dihukum Penjara Seumur Hidup Ganda

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 08:00 WIB
[Ilustrasi hukuman penjara] Kepala Desa Cikole, Jajang Ruhiyat, dicopot sementara dari jabatannya karena tersandung masalah hukum soal kasus tanah. (Pixabay/Ichigo121212)
[Ilustrasi hukuman penjara] Kepala Desa Cikole, Jajang Ruhiyat, dicopot sementara dari jabatannya karena tersandung masalah hukum soal kasus tanah. (Pixabay/Ichigo121212)

HALUANPADANG - Kasus pembunuhan langka terjadi di India. Menurut jaksa penuntut, kasus ini adalah kasus yang paling langka dari kasus langka lainnya.

Dikutip dari bbc.com, pada Mei tahun lalu, seorang perempuan bernama Uthra tewas setelah digigit ular  cobra saat tengah tertidur.

Pada waktu itu, perempuan 24 tahun itu sebenarnya masih dalam masa pemulihan karena digigit ular beberapa waktu sebelumnya.

Keluarga yang merasa curiga mendapati hal tersebut, melaporkan kasus kematian Uthra pada kepolisian setempat.

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap kalau Uthra dibunuh oleh suami sendiri, Soraaj Kumar.

Soraaj kemudian ditangkap bersama seseorang yang membantunya menyediakan ular-ular beracun itu.

Di pengadilan, Soraaj dituntut dengan hukuman mati oleh jaksa penuntut. Berkas tuntutan dalam kasus ini mencapai 1.000 halaman yang berisi rincian persekongkolan rumit dan perencanaan serta pelaksanaan pembunuhan yang dilakukan Soraaj.

Juga terungkap bahwa Soraaj membunuh istrinya karena persoalan mas kawin.

Pada Senin (11/10) oleh pengadilan Soraaj dijatuhi  hukuman ganda seumur hidup dan denda 500 ribu Rupee atau Rp94 juta karena terbukti melepaskan ular kobra ke tempat tidur istrinya.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Terkini

X