Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan, Puluhan Negara Kecil Terancam Hilang

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:07 WIB
Ilustrasi perubahan iklim yang bisa menyebabkan 42 negara di dunia menghilang. /Pixabay/blende12.
Ilustrasi perubahan iklim yang bisa menyebabkan 42 negara di dunia menghilang. /Pixabay/blende12.

 

HALUANPADANG.COM - Bumi mengalami pemanasan yang lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Suatu Panel Antarpemerintah yang khusus membahas perubahan iklim (Intergovernmental Panel on Climate Change), baru-baru ini mengonfirmasi hal tersebut.

Para pemerhati lingkungan, ilmuwan, serta beberapa pemimpin di berbagai belahan dunia, telah menjadikan isu penting ini sebagai perhatian utama.

Dalam pertemuan antara Paus Francis dengan perwakilan dari beberapa negara yang berlangsung di Roma, 13 Oktober lalu, isu perubahan iklim ini juga disoroti.

Baroness Patricia Scotland, Sekretaris Jenderal The Commonwealth, yang ikut dalam pertemuan, itu mengatakan saat ini 42 negara tengah terancam hilang akibat perubahan iklim. Hal tersebut ia sampaikan saat konferensi pers, seperti dikutip dari pikiranrakyat.com

The Commonwealth sendiri adalah asosiasi negara-negara berkembang yang mayoritas anggotanya merupakan negara kecil.

Saat ini, kata Patricia, beberapa negara kepulauan yang tergabung dengan The Commonwealth, seperti Tuvalu, Nauru, dll, diambang bencana besar. Kenaikan permukaan laut yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengakibatkan orang-orang mulai mengungsi.

Dia menunjukkan betapa berbahayanya perubahan iklim bagi Dominika, pulau kelahiranya. Negara tersebut telah merasakan dampak buruk 'Badai Maria' yang melanda Dominika pada tahun 2017.

"Dominika dulu terlihat seperti surga. Tapi setelah Badai Maria tahun 2017, pepohonan hancur, tidak ada satu daun hijau pun yang tersisa. Itu seperti kiamat," terang Patricia

Ia mengingatkan para pemimpin dunia tetap menjadikan isu ini sebagai prioritas dalam Konferensi Perubahan Iklim yang akan diselenggarakan PBB di Glasgow akhir bulan ini.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Terkini

X