Tak Hanya di Indonesia, Puluhan Orang Dirawat dan Meninggal Dunia Akibat Miras Oplosan di Rusia

- Senin, 11 Oktober 2021 | 16:49 WIB

HALUANPADANG.COM - Korban tewas akibat keracunan minuman alkohol ilegal di Rusia Barat Daya terus bertambah menjadi 34 orang pada hari Minggu, 10 Oktober 2021. 

Selain itu, ada 24 orang lainnya yang sedang dirawat di rumah sakit terkait insiden minuman alkohol ilegal tersebut.

Otoritas Kota Orenburg mulai melakukan penyelidikan kriminal atas kasus tersebut setelah banyak korban jiwa berjatuhan.

Dikutip dari Interfax, Senin (11/10/21) kepolisian telah meringkus 10 orang atas dugaan keterlibatan dalam produksi dan penjualan alkohol secara illegal. 

“Ada 67 orang yang diketahui sebagai korban alcohol illegal, 34 diantaranya meninggal dunia. Sedang 7 orang lainnya sedang dirawat di rumah sakit dan berada dalam kondisi buruk dan 4 lainnya menggunakan ventilator” ungkap pemerintah Orenburg. 

Polisi saat ini telah menyita 2.000 botol alkohol pada hari Sabtu (9/10/21) dan mengatakan telah mengidentifikasi adanya kandungan methanol yang merupakan zat beracun yang membahayakan. 

Diketahui, Metanol atau metil alcohol, wood alcohol atau spiritus adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Sifat methanol yang berbahaya biasanya digunakan untuk penggunaan industry. 

Pada 2016 lalu juga pernah terjadi keracunan alkohol massal yang mengejutkan. Sebanyak 77 orang di Siberia meninggal karena mengkonsumsi minyak untuk mandi yang dicampur dengan alkohol, demi mendapatkan minuman menyerupai alkohol. Seperti ‘oplosan’.

For Your Information, Orang Rusia memang sudah lama dikenal sebagai Negara ‘peminum terberat’ di dunia. Namun, kini konsumsi terhadap minuman memabukkan ini kian menurun sehingga menyebabkan peningkatan pesat dalam harapan hidup bagi warga Rusia.(*)

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

X