Mengerikan! Taliban Pamerkan Mayat Pencuri Berlumuran Darah di Tempat Umum

- Minggu, 26 September 2021 | 07:23 WIB
Tentara Taliban menjaga lokasi-lokasi penting di Afghanistan./Pikiran Rakyat
Tentara Taliban menjaga lokasi-lokasi penting di Afghanistan./Pikiran Rakyat

HALUANPADANG.COM - Taliban menggantung mayat empat pria usai dibunuh dalam baku tembak di kota Herat, Afghanistanbarat, Sabtu, 25 September 2021. Keempat mayat itu digantung di alun-alun kota karena dituduh menculik orang-orang.

Wakil Gubernur Provinsi Herat, Mawlawi Shir Ahmad Muhajir mengatakan, mayat empat pria itu dipajang di berbagai tempat umum pada hari yang sama dengan pembunuhan untuk mengajarkan "pelajaran" bahwa penculikan tidak akan ditoleransi.

Dikutip dari Straits Times, Sabtu, 25 September 2021, foto yang beredar di media sosial menunjukkan tubuh 4 mayat it berlumuran darah di bagian belakang truk pick-up.

Sementara, video lain menunjukkan seorang pria yang digantung dari derek di bundaran besar di Herat dengan tanda di dadanya bertuliskan: "Penculik akan dihukum seperti ini".

Baca Juga: Maaf Taliban, Amerika Serikat Tidak Akui Kalian Sebagai Pemerintah Baru Afghanistan

Pertunjukan di beberapa alun-alun di kota itu adalah hukuman publik paling terkenal sejak Talibanberkuasa pada Agustus lalu. Ini juga menjadi tanda bahwa garis keras Islam akan mengambil tindakan menakutkan yang serupa dengan aturan mereka sebelumnya dari tahun 1996 hingga 2001.

Muhajir mengatakan pasukan keamanan diberitahu seorang pengusaha dan putranya telah diculik di kota pada Sabtu pagi.

Polisi menutup jalan keluar kota dan Taliban menghentikan orang-orang itu di sebuah pos pemeriksaan, di mana ada kejadian "tembak-menembak terjadi", katanya.

"Akibat pertempuran beberapa menit, salah satu Mujahidin kami terluka dan keempat penculik tewas," kata Muhajir dalam sebuah pernyataan tertulis.

Muhajir menambahkan bahwa sebelum insiden penggantungan mayat, sebelumnya telah terjadi penculikan lain di kota itu, dan Taliban menyelamatkan seorang anak laki-laki. "Satu penculik tewas dan tiga lainnya ditangkap", katanya.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X