Misteriusnya Manuskrip Charles Darwin, Kembali Lagi Setelah 20 Tahun Pergi

- Kamis, 7 April 2022 | 08:05 WIB
Ilustrasi.  (history)
Ilustrasi. (history)

Haluanpadang.com - Dunia kini dikejutkan oleh kembalinya secara misterius dua manuskrip catatan tangan Charles Darwin, sang naturalis yang juga pernah mengejutkan dunia dengan teori evolusi.

Dua buku catatan Charles Darwin hilang misterius di perpustakaan Universitas Cambridge telah dikembalikan persis 20 puluh tahun setelah hilang.

Kabar kembalinya dua manuskrip Darwin itu datang dari Universitas Cambridge, awal April ini.

Baca Juga: Ngabuburit Bersama Megawati, Menag Yaqut: Dapat Asupan Kebangsaan

Direktur Layanan Perpustakaan Universitas Cambridge, Jessica Gardner mengatakan perasaan lega atas munculnya kembali dua buku itu.

 "Buku catatan itu kini bisa kembali berada di tempat yang seharusnya bersama Arsip Darwin lainnya di Cambridge, di jantung warisan budaya dan ilmu pengetahuan negara ini, bersama arsip-arsip Sir Isaac Newton dan Profesor Stephen Hawking," kata Jessica Gardner dikutip dari Al Arabiya, Rabu (6/4).

Manuskrip Darwin itu memuat sketsa terkenal "Pohon Kehidupan" yang hilang pada 2001 setelah dikeluarkan untuk keperluan foto. Saat itu staf perpustakaan yakin buku catatan itu kemungkinkan hanya salah taruh atau salah tempat.

Setelah buku itu dicari di antara 10 juta koleksi buku, peta, dan manuskrip perpustakaan, dua buku catatan itu dilaporkan hilang ke polisi pada Oktober 2020.

Detektif lokal menginformasikan Interpol dan meluncurkan perburuan internasional untuk buku catatan tersebut, yang bernilai jutaan dolar.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

Ini Dia! Mansa Musa, Manusia Paling Kaya Dalam Sejarah

Senin, 27 Desember 2021 | 22:51 WIB

Memahami Sejarah Pemalakan di Minangkabau

Senin, 13 Desember 2021 | 15:27 WIB

Sejarah Singkat Kerajaan Jambu Lipo

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:05 WIB
X