Bertemu Moeldoko, Tangis Janda Tua Penyandang Bakul Langsung Pecah

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 12:34 WIB
Ketua Umum HKTI Moeldoko
Ketua Umum HKTI Moeldoko

Baca Juga: Demokrat Kubu AHY Tuding Judicial Review Kubu Moeldoko Hanya Akal-akalan!

Sudarsih agak kikuk, sebagai rakyat jelata, dia jarang dibawa orang ke gedung-gedung. Rupanya, perempuan muda tadi memperkenalkan Sudarsih dengan Moeldoko, Ketua Umum HKTI yang sedang berada di dalam Gedung. Moeldoko sedang memimpin rapat tentang nasib petani.

“Ketika mendengar kisah Sudarsih yang harus berjalan kaki sampai 20 kilometer sehari untuk berjualan sayur bakul, saya terenyuh. Lalu saya teringat HKTI, teringat Pak Moeldoko. Makanya saya bawa ke sini. Saya feeling saja, HKTI dan Pak Moeldoko bisa menjadi solusi akan masalah yang dialami ibu Sudarsih,” ungkap wanita muda.

Moeldoko yang mendapat laporan kalau ada seorang perempuan tua menunggunya, bergegas keluar. Dia memilih untuk menunda rapat agar bertemu orang tua yang sudah menunggunya. Moeldoko memang demikian, dia selalu bergegas jika ditunggu orang, apalagi perempuan tua. Dia teringat ibunya.

Baca Juga: Hari Ini Sumatera Barat Rayakan Hari Jadi ke-76 Tahun, Inilah Sejarah Pemilihan Tanggalnya

Ketika tahu yang menunggunya perempuan tua yang gigih berjuang walau sudah berusia tua, Moeldoko langsung menyalaminya, merangkul, lalu bertanya apa yang harus dilakukannya agar sang ibu selalu tersenyum. Sudarsih tak berkata banyak.

Moeldoko lalu mendorong gerobak sayur yang memang tersedia di HKTI. Gerobak itu memang diperuntukan bagi pedagang-pedagang kecil. HKTI sudah menyebar banyak gerobak di Indonesia. Membantu pedagang kecil. Gerobak itu diserahkan ke Sudarsih. Saat itulah tangis Sudarsih pecah. Dia langsung memeluk perempuan yang ada di sampingnya.

Gerobak sayur, bagi Sudarsih adalah impian. Bertahun-tahun dia berjualan bakul sayur, dia sudah merasa kepayahan. Dia butuh gerobak, yang tinggal dorong. Dia tak perlu lagi menggendong bakul. Selain itu, dia juga bisa membawa banyak jualanya.

“Terima kasih Pak Moeldoko, terima kasih. Ini impian saya. Sejak lama saya mengidamkan gerobak, punya gerobak sendiri. Tapi tidak mampu membelinya. Duit pas-pasan menyambung hidup,” ungkap Sudarsih. Air mata dia seka dengan ujung jilbabnya.

Baca Juga: Kandas Sudah! Majelis Hakim Gugurkan Permohonan Ijin Poligami Wakil Bupati Muda di Sumbar

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Ini Dia! Mansa Musa, Manusia Paling Kaya Dalam Sejarah

Senin, 27 Desember 2021 | 22:51 WIB

Memahami Sejarah Pemalakan di Minangkabau

Senin, 13 Desember 2021 | 15:27 WIB

Sejarah Singkat Kerajaan Jambu Lipo

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:05 WIB

Kisah-kisah Menakjubkan dari Jambu Lipo

Kamis, 2 Desember 2021 | 23:28 WIB

Memaknai Pahlawan di Awal 1950-an

Kamis, 11 November 2021 | 15:06 WIB
X