Diatur Kemenag, Ceramah Ramadan Maksimal Hanya 15 Menit

- Senin, 28 Maret 2022 | 21:48 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas / foto: istimewa
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas / foto: istimewa

Haluanpadang.com - Lamanya seorang penceramah menyampaikan ceramah, khotbah atau tausiyah di rumah ibadah pada pada Bulan Ramadhan mendatang, akan diatur oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Pengurus atau pengelola rumah ibadah  harus memastikan, penceramah dibolehkan menyampaikan tausiyah paling lama hanya 15 menit.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengatakan durasi ceramah juga diatur dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 04 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan di Tempat Ibadah Pada Masa PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19, Optimalisasi Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan, serta Penerapan Protokol Kesehatan 5M.

Baca Juga: Dugaan Mendag Lutfi Benar, KPPU Temukan Bukti Kartel Minyak Goreng

Dimana dalam bagian pengurus dan pengelola tempat ibadah wajib memastikan pelaksanaan khotbah, ceramah, atau tausiyah wajib memenuhi beberapa ketentuan. Salah satunya adalah pengelola harus memastikan pelaksanaan khotbah dilakukan dengan durasi paling lama15 menit.

"Memang ceramah di bulan Ramadan itu umumnya tidak lebih dari 10 sampai 15 menit dalam keadaan normal sekalipun,"kata Adib dalam diskusi FMB9 seperti dilansir Okezone.com,  Senin,(28/03/2022).

Baca Juga: Tentang Ucapan Yaqut, Ketum PA 212 Minta Presiden Copot Menag Yaqut dari Jabatannya

Adib mengharapkan meskipun kini sudah adanya pelonggaran prokes, namun durasi waktu tidak terlalu lama di dalam kegiatan kuliah ramadan. Sehingga masyarakat dapat lebih menjaga kesehatannya pada saat bulan ramadan.

 

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

Kajati Sumbar Antar Bantuan ke Pasaman

Jumat, 18 Maret 2022 | 08:23 WIB
X