Dua Polisi Penembak Laskar FPI di KM 50 Divonis Bebas

- Jumat, 18 Maret 2022 | 15:18 WIB
Rekonstruksi Tragedi KM 50 yang menewaskan 6 orang laskar FPI (ist)
Rekonstruksi Tragedi KM 50 yang menewaskan 6 orang laskar FPI (ist)

Haluan Padang - Dua polisi yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Yusmin Ohorella yang menjadi terdakwa dalam Unlawfull Killing anggota Laskar FPI di Km 50 divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Putusan tersebut dibacakan oleh ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Arif Nuryanta pada Jumat (18/3/2022).

Dalam putusan, hakim menilai kedua terdakwa tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Baca Juga: Mengaku Mualaf, Ferdinan Hutahean Saat Ditanya Hakim Lupa Kapan Masuk Islam

"Menyatakan perbuatan terdakwa Fikri Ramadhan dan M Yusmin melakukan tindak pidana dakwaan primer dalam rangka pembelaan terpaksa melampaui batas," kata hakim ketua Muhammad Arif Nuryanta saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan.

Menurut hakim, perbuatan Fikri dan Yusmin itu tidak bisa dijatuhi pidana. Sebab, mereka dalam rangka membela diri.

Baca Juga: Hati-Hati Barang Bawaan di Mesjid Al-Hakim, Ada Pencuri Ikut Shalat Berjemaah

"Menyatakan tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf," tegas hakim.

Karena itu, keduanya dibebaskan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa menuntut keduanya dipenjara selama 6 tahun.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kajati Sumbar Antar Bantuan ke Pasaman

Jumat, 18 Maret 2022 | 08:23 WIB
X