Kronologi OTT Bekasi, Jumlah Uang Miliaran, dan Daftar Orang yang Ikut Ditangkap

- Kamis, 6 Januari 2022 | 20:25 WIB
Walikota Bekasi Rahmat Effendi terkena OTT KPK
Walikota Bekasi Rahmat Effendi terkena OTT KPK

HALUAN PADANG - Walikota Bekasi Rahmat Effendi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi Tahun 2022. 

Bersama Rahmat Efendi, juga ditetapkan 8 orang tersangka lainnya. 9 orang tersebut  tersebut ditangkap bersama 5 orang lainnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (5/1/2022) siang. 

Baca Juga: Sidang Praperadilan ASN Padang Pariaman Tersangka Korupsi Ganti Rugi Lahan Tol Sudah Sampai Pemeriksaan Bukti

"KPK berkesimpulan ada sembilan tersangka dalam operasi tangkap tangan. Sebagai pemberi empat orang. Sedangkan penerima adalah lima orang," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, (6/1/2022).

Firli juga menjelaskan kronologi penangkapan Rahmat Effendi dan sejumlah orang lainnya. Ke-14 orang yang kena OTT Bekasi, ditangkap di sejumlah tempat berbeda.

Menurutnya, orang pertama yang ditangkap ialah Sekretaris Dinas Penanaman Modal Kota Bekasi inisial MB pada Rabu (5/1) di rumah dinas Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Baca Juga: Organda Sumbar Himbau Angkutan Darat Jaga Kelayakan Kendaraan Menyusul Kecelakaan Maut Gunung Pangilun

Sebelumnya, Tim KPK telah mendapatkan informasi bahwa Sekretaris Penanaman Modal dan PTSP Kota Bekasi akan menyerahkan sejumlah uang kepada Rahmat Effendi. 

"Tim KPK melakukan pengintaian dan diketahui jika MB telah masuk ke rumah dinas dengan membawa sejumlah uang dan juga telah diserahkan ke RE," ujar imbuh Firli.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kajati Sumbar Antar Bantuan ke Pasaman

Jumat, 18 Maret 2022 | 08:23 WIB
X