Polisi Bekuk Pelaku Penyiram Air Panas Bidan Di Padang

- Kamis, 9 Desember 2021 | 12:17 WIB
Pelaku penyiraman air panas terhadap seorang bidan di Padang setelah diamankan pihak kepolisian. (Foto : Polsek Koto Tangah/Haluan Padang)
Pelaku penyiraman air panas terhadap seorang bidan di Padang setelah diamankan pihak kepolisian. (Foto : Polsek Koto Tangah/Haluan Padang)

Haluan Padang  - Terduga penganiayaan penyiraman air panas terhadap bidan di Jalan Baringin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah telah ditangkap aparat kepolisian. 

Penangkapan dilakukan pada Rabu (8/12), sekitar pukul 21.30 Wib bertempat di Jalan Baringin RT 001/RW 002 Kel. Balai Gadang Kec. Koto Tangah oleh Tim Opsnal Polsek Koto Tangah.

Pelaku berinisial T (51), bekerja sebagai buruh Harian Lepas. Sementara Korban diketahui bernama Sri Wahyuni (31), bekerja sebagai bidan yang membuka praktik mandiri di dekat TKP kejadian. 

TKP di sebuah kedai kopi di Jalan Baringin RT 001/RW 002 Kel. Balai Gadang Kec. Koto Tangah 

"Pada hari Rabu, tanggal 8 Desember 2021, sekira pukul 21.30 Wib Tim Opsnal Reskrim Polsek Koto Tangah mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku yang diduga telah melakukan Tindak Pidana Penganiayaan," ujar Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino Chaniago melalui keterangan tertulis, Kamis (9/12).

Penganiayaan dilaporkan terjadi pada hari Selasa, tanggal 7 Desember 2021 terhadap korban dengan cara pelaku menyiram korban dengan air panas yang mengakibatkan bahu sampai dengan tangan korban melepuh dan akibat dari kejadian tersebut bahu sebelah kiri korban merasa sakit.

Kejadian berawal dari korban yang meminta pelaku untuk mengecilkan saira musik dari speaker di kedai kopi, karena di tempat praktik korban sebagai bidan ada pasien yang baru melahirkan. 

Ketika permintaan tidak digubris dan merasa menerima kata kasar dari pelaku, korban kemudian mendorong speaker hingga tersandar ke etalase kedai. 

Pelaku bereaksi dengan menyiramkan air panas dari teko ke arah muka korban. Korban spontan berpaling hingga air panas mengenai muka korban hingga menyebabkan pipi dan bahu korban melepuh. 

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

X