Kakek Cabuli Cucu di Solok Selatan, Wali Nagari Ungkap Fakta Mencengangkan!

- Senin, 6 Desember 2021 | 08:55 WIB
Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan

HALUAN PADANG - Wali Nagari Pakan Rabaa Timur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mengaku sangat kecewa dengan adanya dugaan kasus pencabulan oleh pria berinisial IR (59) terhadap cucu perempuannya yang masih bocah.

"Saya memang sangat kecewa dengan pelaku. Sudah dikasih kepercayaan dari orang tua korban untuk mengawasi anaknya malahan menjadikan cucunya korban pencabulan," ucap Wali Nagari Pakan Rabaa Timur, Nasril pada Minggu (5/12/2021).

Nasril menyatakan untuk menyikapi supaya hal serupa tidak terjadi khususnya di wilayah Pakan Rabaa Timur pihaknya akan duduk bersama dengan para tokoh masyarakat, alim ulama, ninik mamak dan pemangku kepentingan di daerahnya.

Baca Juga: Pedofil, Kakek Di Solok Selatan Cabuli Cucu Usia 8 Tahun

"Iya, Kami akan segera mengadakan pertemuan dan rapat bersama ninik mamak serta pihak-pihak terkait lainnya," tuturnya.

Dia menambhakan bahwa pelaku sehari-hari berprofesi sebagai petani dan korban sering mengawankan kakek dan neneknya untuk menginap di rumahnya. "Penghuni rumah hanya nenek dan kakeknya korban," sebutnya.

Sebelumnya, IR (59) diduga tega mencabuli cucunya semenjak usia 8 tahun. "Kejadian ini sudah berlangsung sejak 2020 dimana korban waktu itu masih kelas 2 Sekolah Dasar (SD) berumur 8 tahun, sekarang cucu pelaku sudah kelas 3 SD," kata Kasat Reskrim Polres Solsel, AKP Dwi Purwanto didampingi Kanit PPA Bripka Deni Rahmat pada Minggu (5/12/2021).

Dia mengatakan berdasarkan keterangan pelaku, bahwa ia mengatakan selama ini IR mengira yang dicabuli itu adalah isterinya (si nenek) ternyata cucunya.

"Tersangka beralasan karena mereka sering tidur bertiga," lanjutnya.

AKP Dwi Purwanto menyebutkan peristiwa ini diketahui berdasarkan laporan orang tua korban pada tanggal 27 November 2021. Ketika itu orang tua korban curiga dengan cara berjalan korban yang terlihat tidak normal.

Setelah ditanyakan, lalu korban mengatakan kepada ibunya bahwa korban telah disetubuhi dirumah kakeknya. "Selanjutnya orang tua Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Solsel," tuturnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Solsel melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut dengan cara mengumpulkan alat bukti pendukung, bukti-bukti lainnya serta mencari informasi keberadaan pelaku.

"Setelah mengetahui keberadaan tersangka, dilakukan penangkapan tersangka dirumahnya pada Sabtu 4 Desember 2021. Selama proses penangkapan tersangka tidak ada melakukan perlawan dan selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Solsel untuk dilakukan proses penegakan hukum," sebutnya.

Dari Pengungkapan kasus ini diamankan barang bukti berupa pakaian, celana pendek, baju kaus serta celana dalam korban.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

X