Begal Tukang Ojek di Kapau Agam Berhasil Ditangkap, Diringkus Saat Minta Sumbangan Masjid

- Kamis, 2 Desember 2021 | 19:05 WIB
Simulasi Borgol (Pikiran-Rakyat.com)
Simulasi Borgol (Pikiran-Rakyat.com)

HALUAN PADANG - Kepolisian Resor Agam berhasil menangkap pelaku begal yang melukai seorang driver ojek daring di kawasan Kapau, Agam beberapa waktu lalu.

Menurut laporan kepolisian, pelaku ada tiga orang. Namun, Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, pihaknya baru menangkap dua orang.

"Satu tersangka kabur saat digrebek petugas," katanya, Kamis (02/12).

Adapun inisial ketiga pelaku begal tersebut adalah R (17), H (15) dan F (22). Tersangka R dan H bahkan ditangkap saat meminta sumbangan masjid.

"Mereka ditangkap saat sedang meminta sumbangan untuk pembangunan masjid di jalan raya antara Lubuk Basung-Maninjau," sebut dia.

Baca Juga: Tukang Ojek di Kapau Jadi Korban Begal Penumpang Sendiri, Tangan Hampir Putus

Usai melakukan penangkapan, petugas langsung melakukan pengembangan. Hasilnya petugas mendapatkan informasi ternyata pelaku R beraksi bersama F.

"Kami langsung memburu F ke rumahnya, namun saat sampai di lokasi, F menyadari kedatangan petugas yang kemudian kabur lewat pintu belakang rumahnya," papar Dwi.

"Sedangkan khusus untuk tersangka H (15), dia kami ringkus di kawasan pasar Pakan Rabaa," imbuhnya kemudian.

Baca Juga: Begini Kronologis Begal yang Bikin Tangan Tukang Ojek di Kapau Hampir Putus

 Seorang laki-laki paruh baya menjadi korban pembegalan di daerah kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, pada Selasa (30/11) sekira pukul 03.43 WIB.

Korban yang diketahui berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan di Pasa Banto Bukittinggi ini dibegal oleh 2 pria yang tak dikenal di lokasi sepi.

Kejadian ini bermula dari laporan anak Korban, Novi Wulan kepada redaksi bukittinggiku.com bahwa ayahnya diserang oleh 2 orang pria yang tak dikenal. Yang pada awalnya merupakan penumpang ojeknya.

Korban sempat diserang oleh pelaku dengan menggunakan senjat tajam dan korban menangkisnya menggunakan tangan kosong.

Naas, karena tidak ada perlindungan tangan korban hampir putus.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X