Polresta Padang Imbau Jika Ada Korban Sodomi Lainnya di Padang Agar Segera Membuat Laporan

- Kamis, 25 November 2021 | 20:26 WIB
Ilustrasi Kekerasan Seksual (HALUAN CREATIVE | M Budiman)
Ilustrasi Kekerasan Seksual (HALUAN CREATIVE | M Budiman)

HALUAN PADANG - Enam hari berlalu sejak kasus Sodomi yang dilakukan oleh seorang guru mengaji terungkap oleh Polresta Padang.

Hingga kini laporan yang dibuat oleh korban kepada Polresta Padang terus bertambah. Sampai hari Kamis (25/11) terpantau laporan yang diterima SPKT Kapolresta Padang Mencapai 5 orang.

"Benar, korban yang melapor bertambah. Jadi laporan yang sudah terkumpul ada 5 laporan," ungkap Kanit SPKT Polresta Padang, Dwi Jatmiko saat dikonfirmasi Haluan Padang, Kamis (25/11).

Baca Juga: Korban Sodomi Guru Mengaji di Padang Terus Bertambah, Kini Menjadi 5 Orang, Hukuman Bisa Tambah Berat

Lebih lanjut Kompol Rico Fernanda menambahkan, penambahan jumlah korban tersebut tentunya akan mempengaruhi hukuman bagi tersangka karena menjadi pertimbangan yang memberatkan.

Rico juga menghimbau, jika orang tua yang hendak melapor karena anaknya menjadi korban dari M, maka Kapolresta Padang akan menerima serta memproses laporan tersebut. Karena sebelumnya disinyalir jumlah korban mencapai belasan orang.

Baca Juga: Kebakaran Terjadi di Lubuk Begalung, Rumah Kayu Dikabarkan Hangus

"Keluarga tidak perlu khawatir atau enggan membuat laporan kepada pihak kepolisian, karena kami menjamin kerahasiaan serta identitas dari pelapor maupun anak yang menjadi korban," imbuhnya.

Sementara untuk saat ini tersangka M telah menjani pemeriksaan secara hukum, ia dijerat dengan pasal 82 ayat (1) dan ayat (2), Juncto (Jo) pasal 76E Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016.

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

X