Jadi Tersangka Penyimpangan Dana Covid-19, Bakhrizal Sebut Dirinya Belum Tentu Bersalah

- Kamis, 25 November 2021 | 19:43 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, Bakhrizal
Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, Bakhrizal

HALUAN PADANG - Kejaksaan Negeri Payakumbuh secara resmi telah menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Bakhrizal sebagai tersangka dugaan penyimpangan dana Covid-19 2020.

Kajari Payakumbuh Suwarsono mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan penggeledahan di kantor Dinas Kesehatan, Perusahaan Umum Daerah Tirta Sago serta RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh, Senin (15/11) lalu.

Baca Juga: Selain Kadinkes, Kejari Payakumbuh Sebut Ada Tersangka Lain Terkait Korupsi Dana Covid-19

Baca Juga: Kejari Payakumbuh Kantongi 4 Bukti Terkait Keterlibatan Kadinkes dalam Kasus Dana Covid-19

Terkait status tersebut, Bahkrizal pun buka suara. Dalam wawancara melalui sambungan telepon, ia mengaku bahwa dirinya belum menerima surat dari Kajari soal statusnya tersebut.

"Suratnya belum kita terima, namun kita tetap lakukan prosedur hukumnya, kita taat aturan," katanya pada Haluan Padang, Kamis (25/11) malam WIB.

Baca Juga: Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Sah Jadi Tersangka Penyimpangan Dana Covid-19

Baca Juga: Inilah Tujuh Fakta Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid Payakumbuh

Bahkan, dalam kasus ini Bakhrizal menyebut dirinya belum tentu bersalah, "Kita tidak bisa mengatakan saya salah atau tidak, apakah saya benar atau tidak, yang pasti kita ikuti prosedur hukumnya," tutur dia.

Di sisi lain, Suwarsono menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi 4 bukti terkait keterlibatan Bakhrizal dalam kasus tersebut, dimana penyimpangan yang dimaksud berupa pembelian Alat Pelindung Diri (APD) tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Periksa Belasan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid di Payakumbuh

Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana Covid, Dua Bank Turut Digeledah Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi di Payakumbuh

Kemudian, ia juga menyebutkan kemungkinan ada pihak lain yang bakal jadi tersangka dalam kasus ini.

"Namun kami belum bisa memberikan keterangan lebih detil soal hal tersebut, soalnya sekarang akan dilakukan pengembangan penyidikan," sebut dia.

Sementara itu Kejari Payakumbuh juga belum menetapkan jumlah kerugian negara. "Masih kita hitung," pungkasnya singkat.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X