Pemerkosaan Oleh Ojol di Padang Ternyata Palsu, Polisi: Korban Tidak Ingin Ketahuan Selingkuh

- Selasa, 28 September 2021 | 12:53 WIB
Ilustrasi pemerkosaan.
Ilustrasi pemerkosaan.

HALUAN PADANG - Tindakan pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh seorang driver ojek online (Ojol) di Padang, Senin (27/9) kemarin adalah laporan palsu.

Seorang perempuan yang berinisial A (23) terpaksa membuat laporan palsu lantaran tidak ingin kedok perselingkuhannya tidak ingin diketahui oleh kekasihnya.

Hal demikian dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda. Ia mengatakan semua tindakan driver ojol kepada A ternyata hanyalah rekayasa.

"Mereka ternyata saling kenal. Keduanya berkenalan lewat aplikasi kencan online," katanya pada Haluan Padang, Selasa (28/9).

Baca Juga: Seorang Wanita di Padang Nyaris Diperkosa Pengemudi Ojek Daring

Dari hasil pemeriksaan, Rico menyebut keduanya berkenalan belum cukup lama, lalu A dan pihak yang terlapor memutuskan untuk bertemu.

"Si terlapor sebenarnya juga bukan driver ojol. Pelapor sebelum melaporkan tindakan pemerkosaan itu ternyata sudah jalan dengan si terlapor," jelas Rico.

Sebelumnya diketahui seorang wanita di Kota Padang diduga menjadi korban pelecehan seksual dan pemerkosaan oleh seorang pengemudi ojek daring.

Kejadian yang menimpa korban terjadi ketika ia naik ojek daring ketika hendak pergi ke Pasar Raya, Kota Padang pada senin, 27 September 2021 pukul 12.30 WIB.

Didampingi oleh pacarnya, korban menuturkan saat di tengah jalan dari kost menuju Pasar Raya korban dibawa oleh pengemudi ke sebuah rumah di belakang Transmart.

Pengemudi beralasan ingin mengganti helm, namun sesampai di lokasi korban justru dipaksa masuk ke dalam rumah. Pelaku bahkan mencakar leher korban.

Korban akhirnya mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri ketika mengambil botol minumannya jatuh.

"Pelaku hendak mengambil botol minumannya yang jatuh, momen itulah yang dimanfaatkan oleh pacar saya untuk kabur lalu naik angkot," jelas pacar korban.

Kasus inipun ditangani oleh Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang. Kepala Satuan Reserse Kriminal Porlesta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan akan melakukan penyelidikan.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

X