Cegah Kasus Ganda Terulang, Lapas Muaro Padang Nyatakan “Perang” Terhadap Handphone

- Selasa, 28 September 2021 | 12:26 WIB
Kalapas Klas II A Muaro Padang, Era Wiharto memimpin deklarasi perang terhadap alat komunikasi/Daffa Benny
Kalapas Klas II A Muaro Padang, Era Wiharto memimpin deklarasi perang terhadap alat komunikasi/Daffa Benny

HALUANPADANG.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A, Muaro Padang nyatakan “perang” terhadap handphone. Berpijak pada kasus Ganda, narapidana yang terciduk membuat akun facebook palsu atas nama Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimum) Polda Sumbar, Kombes Joko Sadono, kini seluruh narapidana tak lagi memakai handphone.

Kepala Lapas Muaro, Era Wiharto menyatakan, pihaknya sedang gencar-gencarnya melakukan razia alat komunikasi.

“Kita sudah nyatakan perang terhadap penggunaan handphone oleh narapidana. Sudah dideklarasikan,” terang Era ketika dihubungi haluanpadang.com, Selasa (28/9/2021) siang.

Jumat (24/9/2021) lalu, petugas juga melakukan razia alat komunikasi ilegal. Secara keseluruhan, tahun ini petugas sudah menyita 243 handphone dari tangan narapidana. Itu hasil Razia.

Baca Juga: Bikin Akun Facebook Bodong di Dalam Penjara, Bang Napi di Padang Ngaku Petinggi Polisi

Jika dibandingkan dengan tahun lalu terjadi peningkatan. Pada 2020, jumlah handphone yang disita 155 unit. “Razia akan terus digencarkan,” papar Era.

Pelarangan narapidana memakai handphone juga dibarengi dengan program Warung Telepon Khusus Lapas (wartelsuspas) oleh Lapas Muaro.

Program ini menyediakan layanan video call gratis bagi narapidana yang ingin menghubungi keluarganya.

Video call dilakukan lewat aplikasi whatsapp. “Satu narapidana dapat waktu untuk video call maksimal 10 menit,” tutur Era.

Sedangkan Ganda saat ini masuk ke sel pengasingan. Narapidana yang divonis hukuman tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Padang karena kasus penipuan, dengan membuat akun bodong atas nama Direskrimum Polda Sumbar, Kombes Joko Sadono. “Dia di sel pengasingan,” ungkap Kalapas.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X