Alumni: Jangan Kaitkan Kasus Azis Syamsudin dengan SMA 2 Padang

- Sabtu, 25 September 2021 | 17:20 WIB
Azis Syamsudin digiring petugas dengan memakai rompi orange,Suara.com
Azis Syamsudin digiring petugas dengan memakai rompi orange,Suara.com

Azis, kata Firli, menghubungi Robin untuk mengurus kasus dugaan korupsi DAK Kabupaten Lampung Tengah yang tengah ditangani KPK. Kasus itu menyeret nama Azis dan Aliza Gunado, kolega Azis di Partai Golkar.

Baca Juga: Selidiki Kasus Pemukulan Pelajar, Polres Pasbar Periksa Wali Nagari dan Pihak Sekolah

"AZ (Azis menghubungi SRP (Robin) dan meminta tolong mengurus kasus yang melibatkan AZ dan AG dan sedang dilakukan penyelidikannya oleh KPK," kata Firli dalam konferensi pers, Sabtu dini hari, 25 September 2021.

Firli mengatakan, Robin Pattuju lantas menghubungi pengacara Maskur Husain untuk ikut mengurus dan mengawal kasus tersebut. Maskur lantas meminta Azis dan Aliza agar masing-masing dari mereka menyiapkan uang sebesar Rp2 miliar.

"SRP juga menyampaikan langsung kepada AZ terkait permintaan sejumlah uang dimaksud dan kemudian disetujui oleh AZ," ucapnya.

Selanjutnya, Maskur diduga meminta uang muka sebesar Rp 300 juta dari Azis. Robin lantas memberitahukan nomor rekening Maskur kepada Azis.

Sebagai komitmen dan tanda jadi, kata Firli, Azis lantas mentransfer uang sebesar Rp 200 juta dari rekening pribadinya ke rekening Maskur secara bertahap.

Masih di periode yang sama, Robin kemudian datang menemui Azis di rumah dinasnya di kawasan Jakarta Selatan untuk kembali menerima uang. Menurut Firli, Azis memberikan uang secara bertahap yakni USD 100.000, SGD 17.600, dan SGD 140.500.

Mata uang asing itu kemudian ditukar oleh Robin menjadi mata uang Rupiah di tempat penukaran uang (money changer) dengan menggunakan identitas lain.

Baca Juga: 3 Ekor Harimau Muncul di Ladang Milik Warga di Solok Selatan

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X