Viral Video Pemukulan Pelajar SMP di Pasaman Barat, Korban Dipukul Hingga ke Kebun Sawit

- Sabtu, 25 September 2021 | 14:22 WIB
Tangkapan layar video pemukulan pelajar SMP Pasaman Barat yang viral di Facebook
Tangkapan layar video pemukulan pelajar SMP Pasaman Barat yang viral di Facebook

HALUANPADANG.COM - Sebuah video yang berisi tindakan pemukulan terhadap seorang pelajar SMP di Pasama Barat heboh di media sosial. Video tersebut berdurasi 2 menit 50 detik.

Video pemukulan ini diunggah oleh akun Adi Abadi Adi ke grup Mata Rakyat Pasaman Barat II. Pada unggahannya, Adi menuliskan bahwa tindakan pemukulan tersebut terjadi di SMP 4 Aia Gadang, Pasaman Barat.

Tidak ada informasi lengkap perihal waktu terjadinya pemukulan ini, namun melalui unggahannya Adi mendesak agar tindakan tersebut bisa segera diproses secara hukum oleh pihak kepolisian.

"Tolong proses scara hukum," tulis Adi singkat di laman grup tersebut.

Sementara itu, dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu, tampak pemukulan berawal dari seorang pelajar tengah duduk di atas motornya dan tengah dikelilingi oleh sejumlah pelajar lain.

Saat sedang duduk, tiba-tiba pelajar lain datang dari arah belakangnya dan kemudian mendaratkan pukulan ke kepala bagian belakang korban.

Tidak lama setelah itu, korban kemudian didatangi oleh pemuda lain berpakaian abu-abu. Pemuda itu tidak menggunakan seragam sekolah.

Lama berdiri di dekat korban yang masih duduk di atas motornya, kemudian pemuda berpakaian abu-abu itu menghajar korban hingga terjatuh dari motornya.

Tindakan perkelahian tidak terelakan, pelajar-pelajar SMP yang melintasi lokasi pemukulan itu pun berusaha melerai dan menghentikan pemukulan. Namun pemuda si pemukul menolak.

"Jan sato lei, iko urusan ambo (jangan ikut campur, ini urusan saya)," kata si Pelaku dalam video.

Tidak lama setelah itu, pelaku melanjutkan pemukulan hingga ke arah kebun sawit yang berada tidak jauh dari lokasi awal korban dihajar.

Di dalam kebun tampak pelaku merebahkan korban, lalu kemudian mendaratkan banyak pukulan ke korban.

Atas kejadian ini, warganet di grup Mata Rakyat Pasaman Barat II mengutuk tindakan pemukulan itu, dan sebagian lainnya mendesak agar pihak kepolisian mmenangkap pelaku.

"Sok jago ya tolong ya pihak korban jangan mau damai uuhh emosi aku," tulis akun Nuzni Lubis NL di kolom komentar.

"Ko harus di agiah pelajaran anak-anak ko mah pak polisi (anak-anak ini harus diberi pelajaran, pak polisi)," tulis akun Nico Saputra.

"Kalau tibo di anak kamanakan kito sughang-sughang bak po ti perasaan kajok? (kalau ini dialami oleh anak dan kemenakan kita, bagaimana perasaan kita?)," tulis akun Julhasri Bahar Said.

Hingga berita diturunkan, pihak kepolisian Pasaman Barat belum memberikan konfirmasi apapun atas tindakan pemukulan ini.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

X